News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kasus Pencemaran Nama Baik Zamhar Sarkawi. Seret Janda Miskin di PN Tj Pati, Makin Menarik

Kasus Pencemaran Nama Baik Zamhar Sarkawi. Seret Janda Miskin di PN Tj Pati, Makin Menarik

Tj Pati. merapinews.com | Kasus pencemaran nama baik yang menyeret janda miskin Sesmi Elinda (43) warga Jorong Kampuang Baru Kanagarian Andiang Kec. Suliki Kab. Limapuluh Kota sebagai terdakwa di Pengadilan Negri (PN) Tanjung Pati, Kab. Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) Selasa 16/12 makin menarik.

Dari pengakuan perempuan satu anak itu, ia
“Saya sedih pak hakim. Orang yang saya hormati selama ini, justru membuat cetingan
yang meluluh lantakan perasaan saya”, ujarnya menjawab pertanyaan hakim tunggal Nandar SH.
Menurutnya, selama ini hubungan saya dengan saksi pelapor Zamhar Sarkawi (49), penduduk Kanagarian (Desa) Banja Laweh Kec. Bukit Barisan Kab. Limapuluh Kota itu cukup baik, bahkan ketika saya membutuhkan pinjaman uang dialah yang membantu. Kendati dalam perjanjian pinjaman itu satu tahun. Baru berjalan satu bulan pinjaman uang itu telah ia tagih, tutur perempuan tamatan Sekolah Dasar (SD) itu.
Justru yang meluluhlantakan perasaan saya karena ia membuat pengumuman di facebooknya yang menyatakan saya bukan saudaranya (adik).
“Betul pak hakim, saya bukan saudara sekandung dengan Zamhar Sarkawi.Tapi dalam pergaualan saudara itu bisa saja datang dari manapun pak hakim”, ujar terdakwa.
Hati siapa yang tidak galau, justru orang yang saya hormati dan saya hargai melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan. Dalam kondisi yang tidak stabil itulah, cetingan pengadu saya balas.
“Jadi yang membuat cetingan pertama kali Zamhar Sarkawi?”, cecar hakim Nandar SH, didampingi Panitera Penganti (PP) In Fahrizal, mempertanyakan. “Betul pak Hakim”, timpal terdakwa Sesmi Erlinda menjawab pertanyaan.
“Apakah sebelumnya saudara terdakwa tidak berupaya menghubungi pelapor untuk mencari penyebab?”, kejar Hakim Nandar SH. “Sudah pak hakim, tapi HP saya sudah di blok oleh saksi pelapor Zamhar Sakawi”, jawab terdakwa Sesmi Erlinda.
Bahkan dihadapan persidangan Selasa 3/12, atas perintah hakim, secara langsung saya sudah meminta maaf atas kesalahan dan kekeliruan itu.
Senada dengan hakim yang menempatkan Sesmi Erlinda duduk dikursi pesakitan di PN Tanjuang Pati. Tiga Penasehat Hukum (PH) terdakwa, masing-masing Reffia Nanda SH, Inesani Dewi SH dan Devi Dianti SH dan juga mempertanyakan hal yang sama.
“Pernahkah terdakwa meminta maaf pada saksi pelapor?”, cecar PH terdakwa Reffi Nanda SH. “Pernah buk!, ketika kasusnya masih ditangan Polisi di Polsek Suliki.
“Pernyataan maaf saya dia terima, tapi proses hukum tetap berlanjut”, urai Sesmi Erlinda menirukan ucapan saksi pelapor Zamhar Sarkawi.
“Saya tidak pernah bersalah, tau-tau muncul postingan dari Zamhar itu”, tutur terdakwa menjawab pertanyaan PH nya.
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Okky Desvian SH, mendakwa terdakwa dengan tuduhan telah mencemar nama baik Zamhar Sarkawi melalui cetingan di facebook dan WhatApp (WA).
“Ada tiga cetingan terdakwa. Dua di facebook dan satu di WA, apa betul itu?”, tutur JPU. “Betul, saya sendiri yang mbuat cetingan itu”, terang terdakwa mengakui. (asroel bb)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.