News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kualitas Pekerjaan CV. Allena di Payakumbuh Dibawah Standar?. merapinews - 16:50

Kualitas Pekerjaan CV. Allena di Payakumbuh Dibawah Standar?. merapinews - 16:50


Payakumbuh. Merapinews.com - Upaya pemerintah memberikan kenyamanan, kelancaran arus lalu lintas agar perekonomian terus bergerak, berbagai upaya dilakukan dan perlu di apresiasi.

Meski upaya itu berbiaya tinggi yang diambil dari kucuran dan tetesan keringat rakyat melalui pajak yang dibayar. Seperti membangun saluran drainase dan memperbaiki gorong-gorong disisi kiri-kanan jalan arus air tidak mengenangi  (banjir) badan jalan dan menganggu.

Tapi upaya nan suci itu dimanfaatkan oknum rekanan kontraktor yang dipercaya pemerintah mengerjakan proyek memperkaya diri dengan menurunkan kualitas material bangunan terpasang. Meski pekerjaan itu terlihat baik, namun mutu pekerjaan diragukan yang berpotensi merugikan negara.

Setidaknya ini dapat dilihat dari pekerjaan pembangunan gorong-gorong dan drainase dijalan Rasuna Said, kota Payakumbuh. Kecamatan Payakumbuh Timur. Kota Payakumbuh - Sumatera Barat.

Bagi orang awam pekerjaan rekanan CV. Allena. Rekanan yang ditunjuk pemerintah mengerjakan proyek itu melalui Penunjukan Langsung (PL) terlihat tidak bermasalah. Namun bila ditelisik, material terpasang ditenggarai menyimpang dari kontrak kerja.

"Mutu material pasangan sangat diragukan, bisa jadi adukan semen berada dibawah standar K.175", ujar Suherman. Dampaknya, ujarnya mengingatkan, usia bangunan terpasang tidak akan berumur panjang. Dalam hitungan bulan. Pasangan itu akan hancur.

Ia melihat, inilah bentuk sebuah tindak pidana memperkaya diri dengan menggerogoti keuangan negara.


Meski belum diperoleh keterangan dari pemilik pekerjaan maupun dari rekanan CV. Allena. Ia mengingatkan pemilik pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR) kota Payakumbuh segera melakukan effaluasi terhadap pekerjaan rekanan pemegang kontrak No. 37/SPK-CK/PUPR-Pyk/2020 itu sebelum kontrak kerja berakir. "Mumpung belum terlambat", imbuhnya.

Menjawab pertanyaan Suherman, menunjuk pasangan coporan (pasangan dasar), ia menenggarai tidak sampai 15 Cm. 

Ada indikasi, pasangan dasar itu hanya dipoles dan rapuh. Bahkan ketika seorang tukang membuktikan dengan memukulkan sendok semen, pasangan itu langsung terkelupas, tuturnya(asroel bb/jefrisandra)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.