News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gamawan Apresiasi Nasrul Abit

Gamawan Apresiasi Nasrul Abit


Padang,merapinews.com - Langkah dan pemikiran Nasrul Abit yang sangat tanggap dan peduli dengan permasalahan yang dihadapi perantau Minang di Wamena pada September 2019 lalu. Perhatian akan pembangunan dalam menjaga harkat dan martabat daerah Sumatera Barat yang dikenal sebagai ranah minang mendapat apresiasi khusus dari Mantan Mendagri Gamawan Fauzi. 

“Saya mencermati dengan sungguh - sungguh persoalan yang dihadapi perantau Minang ketika terjadi kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, sesuatu  langkah dan cara pemimpin dari Nasrul Abit tersebut sangatlah tepat,” hal ini diungkap Gamawan Fauzi kepada Nasrul Abit ketika bertemu dikediamannya di Padang, Rabu (2/09/20).

Mantan Menteri Dalam Negeri RI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut menjelaskan, bahwa dalam pemahaman dan pemikirannya, pemimpin di Sumatera Barat tak hanya ditempatkan sebagai pemimpin formal semata, tapi dalam dirinya melekat juga status, yang dalam adat Minang sebagai " Pusek Jalo Pumpunan Ikan”. Hal inilah yang ditunjukan oleh Nasrul Abit ketika itu” kata Gamawan.

“Pemimpin adalah Kayu Gadang Ditangah Koto, Pai tampek batanyo , pulang tampek babarito.” Kalau sekedar pemimpin formal, pasti tidak ada kewenangan Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk mengatasi kondisi dan situasi warga Minang di Wamena. Karena pasti Pemerintah Kabupaten Wamena dan Provinsi Papua yang akan mengatasinya. “ Tapi disitulah ada raso, ada peduli dan ada kearifan” kata Gamawan  

Dikatakannya lagi, Implementasinya bisa muncul rasa Sasakik Sasanang, Samalu Sahino. Kaba buruak ba ambauan, kaba bayiak baimbauan. Disinilah kata Gamawan, beliau sangat mengapresiasi sikap Nasrul Abit ketika dengan sigap segera datang menemui warga Wamena asal Minang beberapa waktu lalu itu. 

“Artinya NA paham bagaimana kedudukan seorang pemimpin di Minangkabau” sebut Gamawan.(zardi).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.