News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hitungan Hari, Lima Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut Berhasil Diamankan Polres Payakumbuh.

Hitungan Hari, Lima Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut Berhasil Diamankan Polres Payakumbuh.


Payakumbuh,merapinews.com - Tidak menunggu lama Kepolisian Resort(Polres) kota Payakumbuh, Sumatera Barat, berhasil menangkap 5 pelaku penganiayaan yang berujung maut.

Kepada Wartawan Jumat 11/9, Kapolres kota Payakumbuh AKBP Alex Prawira, SH, SIK mengatakan, kasus pengeroyokan Senin (7/9)  jam 03.00 Wib di dekat SMPN 7 Payakumbuh, Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, melibatkan 5 orang pelaku. Tiga orang diantaranya masih dibawah umur.

“ Korban Warido Anafiska (23) sempat dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina, namun jam 14.00 Wib korban meninggal,” ujar Alex Prawira.

Didampingi Wakapolres Kompol Jerry Syahrim, Kasatreskrim AKP Mochamad Rosidi. Kapolres menyebutkan lima pelaku  berinisial AMD (20), IR (18), BRP (17), MI (17) dan RMRS (17) kini mereka diamankan  di tempat berbeda. 

Satu diantara tiga pelaku di bawah umur  masih duduk di bangku sekolah, tambah Alex.

Motif di balik kasus penganiayaan itu karena cemburu. 

Kronologisnya sebut Alex, pelaku AMD (20) cemburu kepada korban karena pacarnya  berinisial YL diganggu korban. Kemudian ia membajak akun facebook pacarnya dan memancing korban datang ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

“Rencana  pengeroyokan itu muncul secara  seketika saat mereka sedang kumpul di rumah salah satu tersangka. Dari sana muncul niat untuk melakukan pengeroyokan kepada korban,” ujarnya.


Ia menyebutkan pihak kepolisian melakukan olah TKP dan penyidikan kasus penganganiyaan berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh keluarga korban.

Awalnya pada hari Selasa 8/9 Kepolisian berhasil mengamankan tiga pelaku, dari penangkapan itu Polres Payakumbuh melakukan pengembangan. Rabu 9/9) pihaknya mengimbau dua pelaku lainnya agar menyerahkan diri.

“Dari imbauan itu akhirnya dua pelaku lainnya menyerahkan diri ke Polres Payakumbuh pada Kamis 10/9,” tutur Kapolres.

Pihaknya kini sudah mengamankan barang bukti tiga potong kayu yang digunakan untuk mengeroyok korban, empat unit ponsel dan satu sepeda motor.

Kelima pelaku yang melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan nyawa seseorang hilang yang direncanakan terlebih dahulu akan di jerat Pasal 170 ayat (2) ke -3e dan jo Pasal 351ayat (3) jo Pasal 353 ayat (3) jo 56 jo 53 K.U.H.Pidana.

Pada kesempatan yang sama Kapolres  menghimbau agar seluruh orang tua beserta perangkat di nagari agar lebih memperhatikan anak dan pemuda di sekitar.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi pelaku dan korban seperti saat ini. Mari berikan perhatian lebih agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.(asroel bb).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.