News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ditenggarai Proyek Mubazir. Mutu Rehabilitasi Irigasi Titian Diragukan.

Ditenggarai Proyek Mubazir. Mutu Rehabilitasi Irigasi Titian Diragukan.




Limapuluhkota, merapinews.com - Pemerhati Jasa Kontruksi Djon Firman, minta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Limapuluhkota, bersikap tegas tehadap rekanan Cv. Ituano.

Perusahaan pemenang lelang (tender) proyek kegiatan rehabilitasi jaringan Daerah Irigasi (DI) Titi Ampera di Jorong Tambun Ijuak, Nagari Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lapuluhkota, Sumatera Barat itu dinilainya selain mengangkangi Undang-undang no. 1 tahun 1970 tentang keselamatan dan kesehatan kerja, juga mutu pekerjaan itu diragukan.

Wakil ketua LSM Lembaga Cegah Tindak Kejahatan  Perwakilan Sumbar itu menilai komposisi (adukan) kualitas material pasangan diragukan.

"Saya melihat adukan semen selain dilakukan secara manual. Juga takaran (perbandingan)  ditenggarai tidak sesuai kontrak kerja. Dampaknya akan berpengaruh terhadap mutu  proyek.

Bila terjadi pembiaran, kata wakil ketua LSM besutan mantan Kapolri Drs Haji Da'i Bachtiar mengingatkan, sangat beresiko pada fisik proyek dan usia pasangan. Pasangan itu tidak akan bertahan sebagaimana yang diharapkan.

Sejatinya, setiap proyek pemerintah bertujuan untuk kepentingan dan kesejahteraan warga, tapi dengan mutu pekerjaan rekanan CV. Ituano itu, saya menenggarai pekerjaan itu, pekerjaan mubazir.

Sementara puluhan orang pekerja yang mengais rezeki (bekerja) diperusahaan itu tidak dilindungi alat pelidung pekerjaan dan pengaman.

Meski tidak diperoleh keterangan dari pimpinan rekanan CV. Ituano, sebab ketika dihubungi  dilokasi proyek, baik penanggung jawab, pengawas dan pimpinan perusahaan tidak berada dilokasi.

Tapi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sumber Daya Air (PSDA) Yuhendri ST, membantah tudingan itu.

Menurutnya, kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi Titian Ampera di jorong Tambun Ijuak itu sudah sesuai kontrak kerja, sebab proyek yang dikerjakan CV Ituano itu total keseluruhan adalah pasangan. Jadi pasangan adukan semen dilakukan secara manual. 

Bedahalnya dengan pengecoran, kalau pengecoran adukan semen mesti dengan Molen (adukan mesin), katanya.

Namun sepanjang konfirmasi. PPK PSDA PUPR Kabupaten Lapiluhkoya Yuhendri,  tidak menyinggung Alat Kesehatan dan Keselamatan kerja proyek dibawah naungan CV. Itiano itu. (asroel bb/jefri)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.