News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Katakan Wartawan Monyet, Pemilik Akun FB Maju To I Dilaporkan ke Polres Bima.

Katakan Wartawan Monyet, Pemilik Akun FB Maju To I Dilaporkan ke Polres Bima.



Bima, merapinews.com - Dugaan penghinaan wartawan, pemilik akun facebook Maju TO I, M. Kasim, warga desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusatenggara Barat (NTB), dilaporkan ke Polisi di Polres Bima.

Ia dilaporkan, selain menyerang pribadi Muhtar Habe. Pelaku juga menghina profesi Muhtar sebagai Jurnalis (wartawan).

Penghinaan tersebut setelah M. Kosim melalui akun facebooknya Maju To I memposting status bertuliskan "Muhtar  Habe oknum wartawan gila, oknum wartawan buta mata, dan oknum wartawan bodoh, oknum wartawan monyet-monyet" menggunakan bahasa daerah. Pada Selasa, 20 Okotober 2020 siang.

"Penghinaan itu tidak saja menyerang pribadi saya. Juga profesi saya sebagai wartawan dan pemilik dua media on line", ujarnya menjawab pertanyaan Sabtu 24/10.

Pemilik dua media online, Lintas Rakyat NTB.Com dan Lintas Rakyat.Net yang terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM RI nomor 0032078. AH.01.01. Tahun 2020 itu menilai, tindakan yang dilakukan terduga tidak bisa dibiarkan. Proses hukumnya tetap dilanjutkan.

"Saya dan teman-teman akan kawal terus. Saya yakin Kepolisian lebih profesional menindak lanjuti laporan masyarakat", tutur Muhtar. 

Meski belum diperoleh konfirmasi dari Polres Bima. Habe, sapaan Muhtar, awalnya tidak berniat melaporkan  pelaku, bahkan mencoba untuk mengabaikan postingan penghinaan yang sekarang tengah ditangani Polisi. Tapi karena kerap melakukan hal sama sehingga saya berkomitmen membawa kasus ujar kebencian itu ke ranah hukum. 

"Saya merasa tidak punya masalah dengan orang itu. Tiba-tiba menghina saya. Jika ia merasa dirugikan dengan sebuah pemberitaan, ada mekanisme untuk melurus pemberitaan melalui hak jawah yang telah dijamin UU 40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik", terangnya.

Ditambahkannya, dengan adanya bukti penghinaan yang sudah disampaikan ke Polisi, maka tentu Polisi tetap menindak lanjuti secara terbuka, transparan, dan akuntabilitas.

"Saya optimis Polisi bekerja profesional sesuai mekanisme dan prosedural hukum berlaku,"tuturnya. (rel/asroel bb)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.