News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pemerintah Minta Pengembang Bangun Hunian Berkonsep TOD.

Pemerintah Minta Pengembang Bangun Hunian Berkonsep TOD.


Jakarta, merapinews.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan meminta para pengembang di Indonesia untuk ikut andil dalam pembangunan Hunian Berbasis Transit atau Transit Oriented Development (TOD) di berbagai wilayah di Indonesia. 

Pembangunan TOD dinilai sangat bermanfaat untuk optimalisasi lahan yang ada di kawasan perkotaan serta menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat termasuk para generasi milenial di masa mendatang. Tulis Investor Daily.

“Hunian Berbasis Transit atau TOD merupakan peluang bagi pengembang swasta untuk ikut andil dalam pembangunan perumahan di kawasan perkotaan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, usai membuka Focus Group Discussion (FGD) bertemakan Kebijakan Pengembangan Hunian Berbasis Transit (TOD) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10) 

Kegiatan FGD yang dilaksanakan dengan mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19  tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian PUPR, Bapenas Kemenhub, Kementerian ATR / BPN, Universitas Gadjah Mada, Pemprov DKI Jakarta, PT. KAI, Perumnas dan Lima pilar perumahan baik pakar perumahan serta praktisi, pengembang serta para pejabat Eselon II di lingkungan Ditjen Perumahan. Untuk mendukung hal tersebut, imbuh Khalawi, Kementerian PUPR bersama kementerian / lembaga terkait lainnya siap menggandeng sejumlah asosiasi pengembang perumahan serta para pengusaha guna menyusun konsep agar TOD menjadi menarik bagi masyarakat dan menjadi pasar perumahan yang baik. 

Pada tahun 2019 lalu Kemenhub dan Kementerian BUMN, Perumnas juga telah memulai pembangunan TOD melalui groundbreaking di sejumlah daerah khususnya di simpul-simpul transportasi di Jabodetabek. 

“Pembangunan TOD sangat diperlukan untuk menyelaraskan pembangunan perumahan bagi masyarakat di perkotaan.

 Program TOD akan masuk dalam Renstra Kementerian PUPR 2020-2024 dalam upaya pengembangan perumahan tahun dan perlu implementasi yang baik di lapangan serta mendukung Program Sejuta Rumah,” katanya.

 Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, pihaknya yang kini tengah menyusun kerangka kebijakan yang operasional dalam pembangunan TOD untuk optimalisasi penggunaan lahan yang terintegrasi dengan simpul transportasi.

 TOD yang dibangun secara vertikal juga menjadi hunian layak bagi masyarakat dan membantu masyarakat di perkotaan agar lebih mudah dalam mobilisasi.

 “Beberapa waktu lalu pemerintah juga telah melaksanakan groundbreaking TOD tidak jauh dari Stasiun Rawa Buntu. Dari target pembangunan enam tower sebanyak dua tower nantinya akan dimanfaatkan untuk tempat tinggal MBR. Jadi TOD ini juga menjadi upaya pemerintah menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat,” harapnya.(rel/investordaily/asroel bb).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.