News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tiga Pelaku Tambang Emas Liar Diringkus Polres Tanah Datar.

Tiga Pelaku Tambang Emas Liar Diringkus Polres Tanah Datar.


Tanah Datar,merapinews.com - Kepolisian Resort (Polres) Tanah Datar, Sumatera Barat, tangkap tiga pelaku tambang emas liar (ilegal mining).

Mereka (pelaku..red) merupakan penduduk luar Sumatera Barat yang diduga melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin di Bukit Sibumbun Jorong Carano Batirai Nagari Rao-Rao Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar.

Sat Reskrim Polres Tanah Datar dibantu Jajaran Polsek Sungai Tarab berhasil meringkus ketiganya Sabtu Pagi 23/01 pagi jam 09.30 Wib.

Kapolres Tanah Datar melalui Kasubag Humas AKP Desfi Arta mengatakan penangkapan pelaku langsung dipimpin  Kasat Reskrim AKP Purwanto.

Ketiga pelaku  Ar (40), warga jalan Gonseng Raya no. 15RT/RW 004/011 Desa/Kel. Desa Cijantung Kec Pasar Rebo Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta., Ah (51), warga Kampung Rarahan RT/RW 001/007 Desa/Kelurahan Cimacan Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat dan Ees (37), warga jalan Kawi-kawi Bawah L – 22 RT/RW 002/008 Desa/Kelurahan Johar Baru Kecamatan Johar Baru Kota Jakarta Pusat Provinsi DKI Jakarta.

Pelaku diringkus saat melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Saat ditangkap mereka sedang melakukan aktifitas penambangan dengan cara melakukan penggalian menggunakan mesin gelondongan serta mesin pemecah batu.

"Penambangan emas tanpa izin itu sudah mencapai mencapai kedalaman ± 15 (lima belas) Meter,” kata Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Reskrim AKP Purwanto.  Kamis (28/01/2021).

Menurut Purwanto, Selain menggunakan mesin, pelaku juga menggunakan bahan kimia HCL (untuk menangkap kandungan emas), Nitrit (untuk menangkap kandungan emas), Gel Indikator (untuk melihat kandungan emas yang ada pada bebatuan)

Menjawab pertanyaan. Pelaku dijerat dengan Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 perubahan Tenang UU No. 4 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Minerba (asroel bb/firdaus)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.