News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Rp. 0,5 Miliar PAD Kota Sawahlunto Masih Belum Bisa Dipertanggungjawabkan PT. WWS.

Rp. 0,5 Miliar PAD Kota Sawahlunto Masih Belum Bisa Dipertanggungjawabkan PT. WWS.


Sawahlunto,merapinews.com - Wakil ketua Lembaga Investigasi (LI) Badan Penyelamat Aset Negara (BAPAN) Provinsi Sumatera Barat, Zainal Abiddin HS, minta Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto, transaparan dalam membelanjakan Anggaran Pendapatan Daerah (PAD).

Pernyataan tersebut ia ungkapkan, terkait belum dibukukanya belanja PAD, kota Sawahlunto tahun 2019, yang bersumber dari obyek Wisata Wahana Sawahlunto.

"Sampai akhir tahun 2020 PT. Wahana Wisata Sawahlunto (Persero). Perusahaan daerah yang mengelola obyek wisata kota itu belum menyetorkan PAD senilai Rp. 0,5 miliar", ujar Zainal.

PAD, tahun 2019 senilai Rp. 0,5 (lima ratus juta), seharusnya sudah dibukukan pada awal tahun 2020 lalu. Realitanya sampai tahun 2021, sumber pendapatan daerah dari obyek wisata itu masih belum melihatkan titik terang.

"Kalau Direktur PT. Wahana Wisata Sawahlunto (PT.WWS) Epy Kusnadi, SH tidak dapat mempertanggung jawabkan dana itu, gulirkan saja ketanah hukum", saran Zainal.

Hematnya, kasus itu sudah harus bersentuhan dengan hukum, sebab Inspektorat kota Sawahlunto dibawah pimpinan Isnedi, sudah melakukan audit investigasi (pemeriksaan) terhadap institusi yang dipimpin Epy Kusnadi.

"Ya.... Inspektorat kota Sawahlunto sudah melakukan audit investigasi, konon ditemukan lebih Rp. 0,5 miliar PAD kota Sawahlunto yang belum bisa dipertanggungjawabkan oleh menagement PT WWS", kata Zainal.

Meski belum diperoleh keterangan baik dari Kepala Inspektorat kita Sawahlunto Isnedi, maupun dari Direktur PT. WWS, Edy Kusnadi SH, sebab ketika dikonfirmasikan secara patut melalui WhatsApp (WA) sejak Sabtu 6/1, dua pejabat itu belum (tidak) merespon. Namun dari sebuah sumber diperoleh infirmasi kasus hukum itu  akan diselesaikan secara kekeluargaan.(asroel bb)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.