News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Solok, Bedah Pengadaan Alat Berat.

Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Solok, Bedah Pengadaan Alat Berat.


Kab. Solok,merapinews.com -- Rencana Pemerintah Kabupaten Solok Sumatera Barat, akan mensiagakan sejumlah alat berat (escavator) yang akan ditempatkan disetiap Nagari (setingkat desa), sebagai antisipasi penanggulangan bencana terus bergulir. 

Meski program yang di apungkan Bupati Solok Epyasda, itu masih dalam pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Namun sejumlah aktivis penggiat sosial dan wartawan telah memberikan sinyal sebagai tanda setuju. Itupun setelah mereka membedah program itu diruang kerja Asisten Perintahan (Ass I). Senin 24/5.

Dalam diskusi publik nan dipandu Asisten Pemerintahan Edisar dt Manti Basa itu, terungkap bahwa nagari-nagari telah memberikan rekomendasi dan dukungan mereka melalui Pemerintahan di masing-masing Kecamatan.

Hadir dalam diskusi yang bertajuk manfaat pengadaan alat berat yang ditempatkan di nagari-nagari.selain Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Deni Prihatni, juga terlihat Ketua PWI Kabupaten Solok Riswan Jaya bersama Kepala Bagian Hubungan Mayarakat Syofiar Syam, yang mendampingi para juru berita (wartawan).

"Para Walinagari telah menyampaikan aspirasi mereka dan, mendukung program pengadaan alat berat itu untuk disiagakan di Nagari-Nagari. Dukungan dalam bentuk rekomendasi tertulis itu telah mereka sampaikan liwat Kecamatan", ujar Edisar.

Menurut Edisar, penempatan alat berat itu tergantung dari kondisi daerah. Kalau daerah atau wilayah rawan bencana, kemungkinan bobot alat berat  yang ditempatkan dikawasan itu lebih besar. Namun kita tetap mengikuti regulasi yang jelas.

Katanya, pengadaan Excavator itu merupakan  program Bupati dan Wakil Bupati.  

Duo pemimpin daerah Kabupaten Solok, ujar Edisar, menginginkan anggaran berbasis kebutuhan rakyat. Artinya, setiap anggaran yang dikucurkan akan dimaksimalkan untuk kebutuhan rakyat. Termasukn pengadaan escavator.

Untuk itu, Bupati dan Wakil Bupati Solok  berharap dapat membangun sinergitas dengan semua sektor dalam rangka membangun daerah kabupaten solok. 

Pada kesempatan yang sama, Asisten Koordinasi Bidang pemerintahan Edisar mengatakan, tahap awal program yang akan dilaksanakan itu baru untuk 6 unit dari 14 unit akan kebutuhan. 

Kenapa hanya baru 6 unit..?, ujar Edisar balik bertanya. Hal itu l mengingat kondisi anggaran yang ada, sebab, masih ada beberapa sektor lainnya yang perlu di gerakkan seperti Parawisata, UMKM dan Pertanian. Sisanya baru akan di anggarkan pada tahun depan, (asroel bb)

News

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.