News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Oknum Kepala Dinas PUPR dan Rekanan Kontraktor Akan Bersentuhan Dengan Hukum di Kejari Sijunjung.

Oknum Kepala Dinas PUPR dan Rekanan Kontraktor Akan Bersentuhan Dengan Hukum di Kejari Sijunjung.


Sijunjung,merapinews.com - Pernyataan Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Sijunjung, Efendi Eka Putra SH.MH, yang akan mempidanakan sejumlah oknum rekanan kontraktor nakal mulai melihatkan titik terang.

Tidak saja oknum Rekanan PT Citra Karya Pelayan Sejati. Perusahaan yang mengerjakan rehabilitasi jalan Tanjuang Ampalu-Padang Laweh.  Tidak tertutup kemungkinan akan menyeret oknum Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sijunjung Ir.Budi Syafarman, dan jajaran untuk dimintai keterangan terkait pekerjaan mangkrak rehabilitasi jalan sepanjang 3.000 meter oleh perusahaan itu.

Padahal proyek (pekerjaan) rehabilitasi jalan senilai Rp. 4,1 milar itu sudah harus diserahterimakan 12 September 2021, realita lapangan progres pekerjaan rekanan diperkirakan baru mencapai 20%.

Dilokasi proyek yang terlihat baru sebatas hamparan sirtu bercampur tanah clay. Sementara Pasangan drainase konon audah ada yang terkelupas dan tidak rata.

Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) Ilyas, tidak menampik keterlambatan rekanan kontraktor PT. Citra Karya Pelayan Sejati mengerjakan proyek jalan yang dibiayai pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021.

"Keterlambatan itu, karena stok material aspal rekanan itu sedang kosong. Bila stok aspal itu sudah tersedia oleh rekanan, kami akan perintahkan rekanan segera menyelesaikanya, dan memperbaiki pasangan yang rusak itu", ujar Ilyas menjawab pertanyaan Senin 20/9 diruang kerjanya.


Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negri Sijunjung Effedi Eka Putra SH,MH. Menjawab pertanyaan mengingatkan, tidak saja para rekanan kontraktor. Para otoritas dipemerintahan harus ektra hari-hati membelanjakan keuangan negara.
"Satu rupiah uang negara yang dibelanjakan harus dipertanggung jawabkan", ujar Kajari melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negri Sijunjung Arianto SH.

"Kami tidak segan-segan melakukan perintah hukum, bila ditemui ada kerugian keuangan megara", ujar Erinto.SH, diruang kerjanya pekan lalu.

Terpisah, Zainal Abiddin HS, anggota LSM Lembaga Investigasi Badan Penyelamat Aset Negata (LI BAPAN) Kabupaten Kerinci yang saat ini sedang berada di Sumatera Barat, menilai para otoritas yang terlibat dalam proyek rahabilitasi jalan Tanjuang Ampalu-Padang Laweh, menilai bila hasil penyidikan dan penyelidikan hamba hukum menemukan titik terang telah terjadi (ada) kerugian keuangan megara. Mereka bisa dijerat dengan fasal hukum berlapis. " MaksimAl ancaman 20 tahun penjara, dan minimal 5 tahun, sebagaimana yang diamanatkan fasal 2 dan 3 Undang-undang no. 31 tahun .. tentang tindak pidana korupsi. 

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Kadis PUPR Kabupaten Sijunjung Ir Budi Syafarman, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Saparuddin dan Kepala Seksi Bina Marga Afridon. Demikian juga halnya dengan rekanan kontraktor PT. Citra Karya Pelayan Sejati. Meski sudah dihubungi secara patut.(mon eferi/edrijamal).



Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.