News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPRD dan Pemko Bukittinggi Sepaksti KUA-PPAS Tahun 2022.

DPRD dan Pemko Bukittinggi Sepaksti KUA-PPAS Tahun 2022.


Bukittinggi,merapinews.com -
Walikota Bukittinggi Erman Safar, mengatakan penyusunan perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam menjalankan amanat peraturan perundang-undangan dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (Apbd).
Walikota Bukittinggi haji Erman Safar, menyatakan hal itu dalam Paripurna DPRD Bukittinggi tentang hantaran P-KUA P-PPAS kota Bukittinggi tahun 2022. Jumat 28/8.

Menurut Walikota, pengelolaan keuangan daerah tentu berpedoman dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah pasal 162 ayat 2.


Kepala Daerah tentu memformulasikan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA sebagai mana yang dimaksud pada ayat 1 ke dalam rancangan perubahan KUA serta perubahan PPAS berdasarkan RKPD.

Untuk itu ujar Erman Safar, pihaknya pada kesempatan itu menyampaikan asumsi dengan KUA sebelumnya. 

Dan pada kesempatan yang sama atas perubahan PPAS disertai dengan program kegiatan yang di usulkan untuk ditampung dalam perubahan APBD dengan mempertimbangkan sisa waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan. Didamping capaian sasaran kinerja program dan kegiatan yang harus dikurangi dalam perubahan APBD, apabila asumsi KUA yang tidak tercapai.

Menurut Walikota, sasaran kinerja program dan kegiatan yang harus ditingkatkan dalam APBD apabila melampaui asumsi KUA.

Pada kesempatan yang sama Walikota menyampaikan postur perubahan APBD dalam rancangan KUA dan rancangan perubahan PPAS dengan estimasi pendapatan daerah sebesar Rp. 707.442.102.795,-,.terdiri dari PAD sebesar Rp. 130.007.723.492.

Pendapatan tranfer sebesar Rp.576.434.379.394.-. Sementara estimasi belanja daerah sebesar Rp. 849.468.344.036,- yang terdiri dari belanja operasional sebesar Rp. 681.054.287.342,-

Sedangkan belanja modal sebesar Rp. 149.417.942.955,- dan belanja tak terduga sebesar Rp. 10.228.447.073, termasuk belanja transfer sebesar Rp. 8.766.666.667, ujar Walikota.

Pada kesempatan yang sama Erman juga menyampaikan  penerimaan pembiayaan yang bersumbe dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp. 132.987.558.855,-

"Dengan disetujuinya rancangan perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS secara bersama dengan DPRD, kami berharap inilah yang menjadi dasar Pemko Bukittinggi menyusun APBD pada tahun 2022, kata Erman Safar.

Hadir pada Paripurna hantaran KUA - PPAS tahun 2022 Sekretris Daerah Bukittinggi Martias Wanto, Fokopimda dan sejumlah SKPD dilingkungan Pemko Bukittinggi.

(asroel bb).











Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.