News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Progres Pembangunan Kantor BRI Payakumbuh Lelet, Menagement Benturkan Wartawan Dengan Institusi Lain.

Progres Pembangunan Kantor BRI Payakumbuh Lelet, Menagement Benturkan Wartawan Dengan Institusi Lain.


Payakumbuh,merapinews.com -

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Pembela Tanah Air Indonesia Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kabupaten Limapuluh Kota Suharyono,.menyesalkan sikap pengawas perusahaan PT. Dama Mulia Atma.


Perusahaan penyedia jasa pembangunan Gedung Baru Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) kantor cabang BRI kota Payakumbuh, di duga telah membentur tugas Jurnalistik (wartawan) dengan institusi TNI.


"Saya sangat menyesalkan hal itu terjadi, sebab wartawan dalam tugasnya sesuai kode etik bertugas sesuai dengan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.


"Saya lihat perusahaan itu sudah menghalangi tugas wartawan", ujar Suharsono.


Persoalan itu mencuat setelah wartawan menginvestigasi keterlambatan pembangunan baru kantor BRI yang terletak di jalan Soekarno-Hatta no. 8K ota Payakumbuh.


Sejatinya kantor itu selesai pertengahan bulan Agustus 2022. Sesuai dengan plang pengumuman perusahaan itu. Realitanya sampai rentang waktu, progres bangunan itu baru berkisar sekitar 60%.


'Inilah yang kami konfirmasikan", sebut wartawan Kawasan Sumbar Dendy. Namun jawaban yang kami terima dari pengawas perusahaan PT. Dama Mulia Atmaj yang bernama Darmadi diluar nalar. Kami dibenturkan dengan sebuah institusi


"Bapak harus mendapat izin dari Koramil 01/Payakumbuh kalau ingin mengetahui progres pekerjaan kami", ujar Darmasi dibalik gagang selulernya.


Sementara Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf.Suherman, membantah pihaknya mempunyai kedekatan dengan perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan baru gedung dan perkantoran BRI kantor Cabang Payakumbuh.


"Saya tidak ada urusan dengan rekanan yang membangun proyek kantor BRI Payakumbuh itu", kata Suherman menegaskan.

 

Sebelumnya, Wahyu, petugas yang mewakili Prusahaan PT. Dama Mulia Atmaj, menolak menjawab pertanyaan.


"Urusan proyek ada ditingkat pusat, hubungi saja Didi di pusat", ujar Wahyu.


Sampai saat ini, bangunan kantor BRI yang terletak di jantung kota Payakumbuh itu, menjadi saksi bisu ketidak transparanan pemerintah terhadap hak-hak masyarakat sesuai dengan undang-undang nomor 14 tahun 2004 tentang keterbukaan informasi.


"Saya akan koordinasikan dulu dengan pimpinan baik di Padang maupun di Jakarta", timpal Sekretaris BRI kantor cabang Payakumbuh Eddy.(asroel bb/dendy).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.