arrow_upward

Dikejar Waktu dan Cuaca, Jalan 2,7 Kilometer TMMD Buluh Kasok Tembus 95 Persen

10 Agustus 2026 : 10.8.26

 

  Limapuluh Kota, merapinews.com. — 

“Kita terus kejar penyelesaian sasaran fisik, terutama jalan. Targetnya bukan sekadar selesai, tetapi harus selesai dengan kualitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.” 

Begitu ditegaskan Dansatgas TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Nopriadi Nata, menyikapi progres pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Di lapangan, waktu terus berjalan sementara pekerjaan fisik masih menyisakan pekerjaan penting. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter telah mencapai 95 persen.

Namun, pekerjaan belum boleh lengah.

Sebab, pengerasan jalan menggunakan material sertu sepanjang 2.550 meter baru mencapai 30 persen.

Di sinilah tantangan sebenarnya. Badan jalan memang hampir rampung, tetapi jalan belum sepenuhnya siap digunakan sebelum proses pengerasan diselesaikan. 

Artinya, Satgas TMMD masih harus berpacu dengan waktu, tenaga dan kondisi cuaca.

Hujan yang turun pada siang hari menjadi bagian dari dinamika pekerjaan di lapangan. Pagi hari cuaca cerah, siang hujan, kemudian sore kembali cerah.

Tetapi hujan tidak menghentikan langkah personel Satgas.

Sebanyak 110 personel TNI, lima personel Polri dan enam warga masyarakat terus dikerahkan untuk mengejar penyelesaian sasaran fisik.

Bagi warga Buluh Kasok, jalan ini bukan sekadar proyek TMMD yang tercatat dalam laporan progres. Jalan sepanjang 2,7 kilometer tersebut diharapkan menjadi akses baru yang memperlancar mobilitas, membuka keterisolasian, memudahkan aktivitas masyarakat dan pada akhirnya menggerakkan roda perekonomian.

Karena itu, angka 95 persen belum boleh membuat semua pihak berpuas diri.

“Yang kita kejar bukan hanya persentase. Bagaimana pekerjaan ini benar-benar selesai, berkualitas dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Nopriadi Nata.

Pada bagian lain keteranganya, Nkpriadi Nata, menyebut sejumlah sasaran fisik lainnya bahkan telah rampung seluruhnya diantaranya penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter yang telahmencapai 100 persen. 

Pemasangan tiga titik gorong-gorong juga selesai 100 persen. Begitu juga pemasangan batu sepanjang 100 meter, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan Tugu TMMD.

Jika sasaran tambahan dan nonfisik dihitung, capaian program TMMD ke-129 ini semakin lengkap. Program ketahanan pangan seluas satu hektare telah selesai. TNI Manunggal Air Bersih, pembagian paket makanan bagi penderita stunting, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis dan bazar murah juga telah mencapai 100 persen.

Begitu pula puluhan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan dan bela negara, Kamtibmas, keluarga berencana, kebencanaan, ketahanan pangan, keagamaan, pertanian, perikanan, bahaya narkoba hingga penyuluhan hukum.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur dan instansi, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri hingga lembaga terkait.

Dengan sebagian besar sasaran tambahan dan nonfisik telah rampung, pekerjaan jalan kini menjadi salah satu titik penentu keberhasilan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota.

Sebab, jalan yang dibangun hari ini akan diuji oleh waktu, kendaraan, hujan dan aktivitas masyarakat setelah Satgas meninggalkan Buluh Kasok.

Itulah sebabnya, mengejar 100 persen tidak boleh sekadar mengejar angka.

Jalan itu harus benar-benar kuat, aman dan bermanfaat.

Dan di Buluh Kasok, perjuangan itu belum selesai.


Di tengah tanah yang masih dikerjakan, material sertu yang terus diratakan, serta cuaca yang kadang berubah tanpa kompromi, Satgas TMMD masih berpacu menyelesaikan pekerjaan.


95 persen telah dicapai. Tetapi 5 persen terakhir justru bisa menjadi penentu—apakah sebuah pekerjaan hanya selesai di atas kertas, atau benar-benar meninggalkan jejak pembangunan yang dirasakan masyarakat.(asroel bb)