arrow_upward

Asrar Fernando: Remaja Bukittinggi Harus Jadi Kreator Konten Positif untuk Kota

25 Mei 2026 : 25.5.26

 

Bukittinggi, merapinews.com — 

Remaja di Kota Bukittinggi didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga tampil sebagai pencipta konten yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat. 

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, saat membuka Pelatihan Keterampilan Konten Kreator Remaja di Hotel Santika Bukittinggi, Minggu-Senin (24-25/5/2026).

"Saya harap pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan bagi remaja yang ada di Kota Bukittinggi agar konten-konten yang dihasilkan dapat berdampak positif untuk Kota Bukittinggi," harapnya.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai ruang yang sangat dekat dengan kehidupan generasi muda. 

"Saya berharap, kemampuan memproduksi konten kreatif perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi sarana hiburan semata, tetapi juga mampu membangun citra positif daerah dan menghasilkan karya yang bermanfaat', pesanya.

Pelatihan Keterampilan Konten Kreator Remaja yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi tersebut berlangsung selama dua hari, 24-25 Mei 2026 di Hotel Santika Bukittinggi.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini, dan diikuti remaja yang berasal dari Kecamatan Guguak Panjang.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi, Dewi Anggraini menyampaikan, pelatihan tersebut bertujuan menumbuhkan kengembangkan potensi generasi muda di bidang kreatif digital.

"Pelatihan ini diadakan untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat dan bakat remaja. Semoga para peserta bisa menjadi entrepreneur supaya bisa menghasilkan di kemudian hari," jelasnya.

Di tengah berkembangnya ekonomi digital saat ini, keterampilan membuat konten dinilai tidak lagi sekadar hobi, tetapi mulai menjadi profesi baru yang menjanjikan. Kreativitas, kemampuan bercerita, serta penguasaan teknologi menjadi modal penting yang dapat membuka peluang usaha bagi generasi muda.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, Indo Dwi Febrian dan Muhammad Nazif, yang memberikan materi terkait keterampilan produksi konten kreatif kepada peserta.(asroel bb)