Bukittinggi, merapinews.com —
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan, program bantuan perlengkapan murid baru akan terus dilanjutkan selama dirinya memimpin Kota Bukittinggi.
Program tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak memasuki tahun ajaran baru.
“Sepanjang saya menjadi Wali Kota, program ini akan terus kita lanjutkan. Tujuannya membantu orang tua memenuhi kebutuhan anak pada setiap tahun ajaran baru,” ujar Ramlan Nurmatias saat penyerahan secara simbolis bantuan perlengkapan murid baru Tahun 2026 di halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (7/10/2026).
Menurut Ramlan, bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada siswa sekolah negeri, tetapi juga siswa sekolah swasta di Kota Bukittinggi. Program ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mendukung pendidikan.
“Program ini diberikan tidak hanya kepada sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di Kota Bukittinggi,” katanya.
Ramlan menjelaskan, penyaluran bantuan untuk sekolah swasta tahun ini sedikit terlambat karena terdapat perbedaan jenis perlengkapan dan warna pakaian yang digunakan masing-masing sekolah.
Tahun 2026, Pemko Bukittinggi mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,5 miliar untuk program bantuan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar Rp1,3 miliar dialokasikan bagi siswa sekolah swasta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan, bantuan perlengkapan murid baru merupakan salah satu program unggulan Pemko Bukittinggi dalam mendukung misi Pendidikan Gemilang.
Program tersebut diberikan kepada seluruh siswa kelas I SD dan kelas VII SMP, baik negeri maupun swasta, se-Kota Bukittinggi.
“Untuk tahun ini, bantuan diberikan kepada 3.619 siswa,” jelas Albertiusman.
Ia merinci, penerima dari sekolah negeri terdiri dari 1.275 siswa SD dan 1.513 siswa SMP. Sedangkan dari sekolah swasta sebanyak 571 siswa SD dan 260 siswa SMP.
Dengan demikian, bantuan tersebut menjangkau seluruh siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP yang menjadi sasaran program di Kota Bukittinggi.
Adapun perlengkapan yang diberikan meliputi seragam sekolah, sepatu dan kaos kaki, serta tas sekolah.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wali Kota Bukittinggi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada perwakilan siswa SD dan SMP negeri maupun swasta.
Program bantuan perlengkapan murid baru tersebut juga merupakan bagian dari janji politik pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi saat mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bukittinggi.
Melalui program ini, Pemko Bukittinggi berupaya memastikan kebutuhan dasar perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru dapat terpenuhi sejak awal tahun ajaran, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga dalam pembiayaan pendidikan anak.(asroel BB)
