arrow_upward

Ibnu Asis Terharu Saksikan Syahadah Tahfiz MAN 2 Bukittinggi

09 April 2026 : 9.4.26

Bukittinggi,merapinews.com. --

Melihat siswa kita mampu menghafal Al-Qur'an di tengah gempuran teknologi dan arus informasi, ini merupakan keniscayaan dan mukjizat nyata.”

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyatakan saat ia hadir di prosesi Syahadah Tahfiz Al-Qur'an di aula MAN 2 Kota Bukittinggi, Kamis (9/4/2026).

Di hadapan mereka, para siswa tampil anggun dengan busana seragam, membawa hasil dari perjalanan panjang menghafal kalam Ilahi.

Kehadiran Ibnu Asis disambut Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, bersama majelis guru, pengurus komite, serta tamu undangan lainnya.

Di hadapan para peserta dan orang tua, Ibnu, tak sekadar memberi sambutan formal. Ia berbicara tentang makna di balik hafalan itu. 

Menurutnya, capaian para siswa bukan hanya soal kemampuan mengingat ayat, tetapi juga tentang kekuatan spiritual yang akan menjadi bekal hidup.

“Ananda bukan hanya kebanggaan orang tua, tapi juga penjaga keberkahan bagi madrasah dan kota ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menghafal Al-Qur’an adalah perjalanan panjang yang akan terus memberi manfaat. Al-Qur’an, katanya, akan menjadi sahabat sekaligus penolong bagi siapa saja yang dekat dengannya.

Memasuki puncak acara, suasana semakin terasa emosional. Satu per satu siswa dipanggil ke depan untuk menerima medali, sertifikat, dan penghargaan. 

Tepuk tanganpun bergema, namun tak sedikit mata yang berkaca-kaca. 132 hafiz dan hafizah mengikuti Syahadah Tahfiz ke-5 tahun 2026. Dari jumlah itu, tujuh peserta tampil sebagai pemuncak dengan hafalan terbaik.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Dina Zahira Rosman. Dengan capaian hafalan 30 juz, ia berdiri sebagai salah satu yang terbaik—menjadi simbol dari ketekunan, disiplin, dan cinta terhadap Al-Qur’an.(asroel bb/rel)