Limapuluh Kota, merapinews.com —
Tragwdi kemanusiaan dan Ancaman kematian kini membayangi kawasan Fly Over Kelok IX. Kasatpol PP Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmadinol, mengingatkan potensi tragedi kemanusiaan bisa terjadi kapan saja akibat kondisi tiang warung pedagang yang kian rapuh dimakan usia.
Jembatan megah yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014 itu, kini menyimpan sisi lain yang mengkhawatirkan. Di sepanjang badan jalan, berdiri lapak-lapak sederhana bertopang kayu. kayu-kayu nya audah mulai lapuk dimakan usia, kini menunggu waktu untuk roboh.
Peringatan itu disampaikan Rahmadinol saat gotong royong bersama OPD membersihkan kawasan Fly Over Kelok IX, Selasa (31/3/2026), pasca membludaknya pengunjung saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ia menilai, kondisi ini ibarat “bom waktu” yang mengintai para pedagang dan wisatawan yang setiap hari memadati kawasan tersebut. Tanpa langkah cepat dan tegas, potensi bencana bisa berubah menjadi kenyataan pahit.
Rahmadinol juga mengingatkan para pemilik warung agar tidak mengabaikan kondisi bangunan mereka. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar mencari keuntungan di lokasi wisata.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti persoalan kebersihan yang semakin memprihatinkan. Tumpukan sampah pasca libur lebaran memperparah kondisi kawasan yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah.
“Jangan sampai Kelok IX yang indah ini justru dikenal karena kelalaian kita. Keselamatan dan kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.(asroel bb).

