arrow_upward

Benny Warlis: Fly Over Padang Luar Digodok Tanpa Korbankan Ekonomi Warga Dan Penggusuran

12 Juni 2026 : 12.6.26

 

Kab. Agam,merapinews.com. ---

Kabar baik untuk pengguna jalan yang sering terjebak macet di kawasan Pasar Padang Luar. Pemerintah Kabupaten Agam bersama tim teknis mulai serius menggodok rencana pembangunan jembatan layang (fly over) di titik padat tersebut.

Bupati Agam, Benni Warlis, bersama pihak Balai Jalan Nasional dan PT KAI langsung turun ke lapangan pada Rabu (10/6/2026). Mereka meninjau area sekitar rel kereta api lama yang dibidik jadi calon lokasi proyek.

Benni menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah mencari desain jembatan yang paling minim risiko, terutama bagi para pedagang pasar. "Kita cari risiko yang paling ringan untuk kondisi pasar. Jangan sampai penyelesaian masalah (macet) justru menimbulkan masalah baru," kata Benni.

Pasar di Bawah Jembatan Tetap Bisa Jualan Kawasan Pasar Padang Luar memang jadi langganan macet parah karena posisinya berada di jalur lintas provinsi arah Padang-Bukittinggi sekaligus pusat ekonomi warga.

Biar pasar tidak mati, pemerintah merencanakan desain fly over setinggi enam meter. Dengan tinggi tersebut, jembatan akan berfungsi seperti payung raksasa, sehingga aktivitas jual-beli di bawahnya tetap bisa berjalan normal.

Selain itu, pemerintah berupaya memanfaatkan badan jalan yang sudah ada agar tidak perlu banyak menggusur tanah ulayat atau lahan milik warga. Namun, jika ada lahan warga yang terpaksa kena dampak proyek, Bupati menjamin proses ganti rugi yang adil.

Untuk lahan masyarakat yang terkena, kita akan ganti untung," tegasnya.

Respon Nagari:

Wali Nagari Padang Luar, Jufri, menyatakan pihak nagari dan masyarakat pada dasarnya mendukung penuh solusi mengurai kemacetam ini. Hanya saja, mereka meminta pemerintah benar-benar menjaga urat nadi perekonomian warga.

"Kita tidak melarang fly over. Tapi kalau sampai merusak komunitas pasar, tentu kami kurang setuju.

Selama aktivitas pasar tetap dibolehkan berjalan, tentu kami dukung," ujar Jufri.

Jufri juga memberikan masukan agar pemerintah mengkaji ulang wacana lama pembangunan jalan pintas (by pass) Agam-Bukittinggi, jika opsi tersebut ia mengingatkan agar mengkaji ulang wacana pembangunan (by paas) Agam-Bukittinggi.(asroel bb).