Agam, merapinews.com —
Perhatian bagi pengguna jalan! Jalur utama Matur–Bukittinggi mulai Senin, 7 September 2026, diberlakukan buka-tutup akibat pekerjaan pelebaran jalan pascabencana.
Penutupan berlangsung di kawasan Nagari Panta Pauah, sebelum jembatan dekat pesantren. Pada rentang waktu tertentu, kendaraan tidak diperbolehkan melintas sama sekali karena lokasi menjadi area pekerjaan jalan.
Berdasarkan informasi yang beredar, pengaturan arus diberlakukan dengan jadwal:
08.00–09.00 WIB — DIBUKA TERBATAS
09.00–16.00 WIB — DITUTUP TOTAL
16.00–08.00 WIB — DIBUKA TERBATAS
Artinya, pengguna jalan yang biasa menjadikan ruas Matur–Bukittinggi sebagai jalur utama harus mengantisipasi perjalanan, terutama pada pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Jangan sampai pengendara baru mengetahui adanya penutupan setelah tiba di lokasi pekerjaan.
Jangan Terjebak, Ini Jalur Alternatif
Bagi masyarakat yang harus melakukan perjalanan pada saat jalur ditutup total, dapat mempertimbangkan rute alternatif:
Maninjau → Matur → Jembatan Stingkai (Palupuah) → Simpang Palupuah → belok kanan → Bukittinggi.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri menerobos barikade atau area pekerjaan. Selain menghambat pekerjaan pelebaran jalan, kondisi lapangan juga berpotensi membahayakan pengendara maupun pekerja.
Pekerjaan pelebaran jalan tersebut merupakan bagian dari penanganan ruas jalan pascabencana, sehingga pengguna jalan diimbau bersabar dan mengikuti pengaturan lalu lintas di lapangan.
Catat waktunya: 09.00–16.00 WIB jalur ditutup total.
Bagi warga yang memiliki keluarga, kerabat, sopir angkutan, maupun pengguna jalan yang rutin melewati jalur Matur–Bukittinggi, sebarkan informasi ini agar tidak ada yang terjebak di lokasi penutupan.
Tetap waspada. Utamakan keselamatan. (asroel bb)
