arrow_upward

Gagal Bina Bawahan Jabatan Jasman Di Copot Sebagai PJ Walikota Payakumbuh.

Kamis, 23 Mei 2024 : Mei 23, 2024
        Payakumbuh,merapinews.com  ---

Kontroversi oknum Pejabat dilingkungan Satuan Pol PP Dewai Novita, berbuntut panjang. Pj. Walikota Payakumbuh Jasman Rizal, rentang waktu beberapa hari kedepan akan menyerahkan jabatan Pj Walikota Payakumbuh pada penggantinya.

Padahal selama memimpin Kota Payakumbuh. Jasman dinilai cukup berhasil. Itu dilihat dari capaian kinerjanya menanggulangi masalah sampah pasca longsoran TPA Regional. mengatasi dampak stunting terhadap anak usia dini dan isu lingkungan hidup lainya.

Tak pelak sejumlah penghargaan bak air bah ia terima. Baik dari Kementrian dan dari Lembaga Negara lainya. 

Ternyata penghargaan-penghargaan  itu tidak membantu ketika sebuah persoalan timbul. Dan Jasman harus meninggalkan jabatan Pj. Walikota Payakumbuh. 

Kasus itu berawal ketika oknum Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] kota Payakumbuh Dewi Novita, mencak-mencak pada penyidik Kepolisian dari Satuan Polisi Lalu Lintas kota Payakumbuh di ruang penyidik kantor Penegakan Hukum [Gakum] Satlantas Polrers pekan lalu, terkait insiden laka lantas sebuah truk dengan pengendara roda dua yang mengakibatkan pengendara roda dua meninggal 4 Maret 2024. 

Dewi Centong, demikian Dewi Novita akrab di sapa, tidak puas hasil penyidikan Satlantas Polres Payakumbuh, meski Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyuni Sri Lestari, melalui rilis Polres pada wartawan sudah menerangkan tidak semua kasus kecelakaan jalan raya kesalahannya berada pada pengendara mobil. 

“Tidak semua kasus Kecelakaan Jalan Raya bermuara ke ranah hukum. Undang-undang nomor 22 tahun 2009 yang mengatur”, kata Kapolres melalui Kasat Lantar Polres Payakumbuh AKP Firdaus. 

Namun Dewi Novita tidak puas dan ia masih tetap pada prinsip agar Kepolisian menindak pelaku laka lantas dengan meminta surat kematian korban.


Sebagai pejabat yang bertanggung jawab terhadap bawahan dalam kasus itu. Secara pribadi Jasman sudah minta permohonan maaf pada Kapolres.

“Secara pribadi Jasman sudah minta maaf pada Kapolres Payakumbuh, namu n tidak secara kelembagaan, sehingga Kementrian Dalam Negri memberikan catatan khusus dengan mencopot jabatan Jasman sebagai Pj Walikota”, ujar sebuah sumber di lingkungan Polres Payakumbuh.

Kontroversi Dewi Novita tidak hanya dengan hanya dengan Sat Lantas Polres Payakumbuh, pada institusi lainya juga terjadi pada pejabat Lingkungan Hidup dan kasus penganiayaan staf Sat Pol PP Payakumbuh beberapa pekan lalu. 

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Sekretaris Sat Pol PP Kota Payakumbuh Dwi Novita, Namun Kementrian Dalam Negri, konon sudah memanggil Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda untuk dimintai keterangan.[asroel bb]