Payakumbuh,merapinews.com ---
Bantuan kemanusiaan untuk masyarakat korban kebakaran pusat pertokoan bertingkat blok Barat, Pasar Payakumbuh terus mengalir. Tidak urung Wakil Walikota Padang Maigus Nasir, bersama rombongan turun langsung menyaksikan puing-puing pasca kebakaran.
Didampingi Walikota Payakumbuh Zulmaeta dan wakilnya Eldaswarman (Om Zet) bersama Sekda Rida Ananda. Mantan Legislator Provinsi Sumatera Barat itu terenyuh menyaksikan kondisi riil dilapangan.
“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi”, ujarnya. Kendati demikian pihaknya bersama Walikota Padang Fadly Amran, terus memantau tragedi yang menimpa masyarakat korban kebakaran. Komunikasi intens kami lakukan, khususnya dengan Wakil Walikota Payakumbuh Eldaswarman (om Zet). Sehingga kami sangat tahu kondisi kekinian masyarakat korban kebakaran”, ujar Maigus.
Maaf, kami memang terlambat menyampaikan ucapan berduka, karena ia baru kembali dari Kota Kendari (Sulawesi Utara. Sebelum pulang ke – Padang, kami mampir dulu ke rumah salah satu pejabat di Kementrian Dalam Negri. Dari sana kami mendapat sejumlah informasi bahwa kedepan tidak ada lagi jalan daerah, jalan provinsi ataupun jalan nasional, yang ada adalah jalan Inpres.
Demikian juga halnya dengan bantun. Bantuan-bantuan yang akan diberikan pemerintah pusat ke daerah juga dalam bentuk Inpres. Itu sebabnya saya katakan saat efiensi anggaran diberlakukan. Pemerintah pusat kedepan akan memotong 20% alokasi dana APBD, APBN dan Dana Alokasi Umum (DAU). Dana yang 20% itu, katanyas akan dikembalikan ke – daerah dalam bentuk Intruksi Presiden (Inpres).
Wakil Walikota Padang Maigus Nasir menyatakan hal itu, Rabu 3 September 2025, sebelum institusinya menyerahkan bantuan kemanusiaan korban kebakaran senilai Rp. 182.235.500,-.
Bantuan laindatang dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Badan Amil Zakat (Baznas) kota Padang senilai Rp. 50.000.000,- yang diserahklan langsung oleh Ketuanya Mufti Sarfi.
Pada kesempatan nyang sama Maigus tidak menampik dibalik musibah akan ada hikmah. Bisa jadi hikmah yang akan diterima Pemerintahan Kota Payakumbuh akan lebih baik dari yang terbaik khususnya melalui Inpres.
Sementara Walikota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi Pemerintah Kota Padang. Kendatipun demikian kata Zulmaeta, pihaknya akan terus berjuang menyelamatkann kondisi ril masyarakat korban kebakaran.
Menurut Zulmaeta, bantuan-bantuan korban kebakaran terus berdatang selain dari Pemko Bukittinggi sejumlah Rp. 60 Juta, Baznas Bukittinggi Rp. 30 juta, Bank Nagari Bukittinggib Rp. 5 juta dan BPR Jam Gadang Rp. 5 juta, juga bantuan dari Pemkab Limapuluh Kota Rp. 60 juta dan Pemkab Agam Rp. 50 juta, DPRD Payakumbuh Rp. 60 juta dan sejumlah bantuan lain tak terduga berupa makanan dan minuman.(asroel bb).

