Payakumbuh,merapinews.com. ---
Tahapan normalisasi Batang Agam, kota Payakumbuh, belum akan berakhir, pembangunan akan terus berlangsung sepanjang 11 Km, kendati rekanan PT.Bina Cipta Utama, telah menyelesaikan kontrak kerja tahap V tahun 2025, di hulu Jembatan Sutan Syahrir, Payakumbuh Barat senilai Rp. 45 Miliar.
Normalisasi sungai sepanjang 11 KM itu, kata Walikota Payakumbuh, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muslim, akan terus berlanjut,
Mengutip Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, pemerintah pusat sudah mencadangkan anggaran Rp. 92 Miliar, untuk normalisasi Batang Agam tahap VI tahun 2026.
"Insya Allah, anggaran sejumlah Rp. 92 Miliar, itu akan dibelanjakan untuk normalisasi sungai yang melintas di jantung kota Payakumbuh. Namun ia belum dapat memastikan titik lokasi. "Kita tunggu m hasil lelangnya nanti", urai Muslim, menjawab pertanyaan diruang kerjanya Senin 2 Februari 2026 lalu.
Pembiayaan sungai itu kata Muslim, bersumber dari Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Sumber Daya Air melalui SNVT PJS Inderagiri Akuman Wilayah Sungai (WS) Kampar, WS Rokan, Provinsi Sumatera Barat.
Sejatinya, tahapan normalisasi Batang Agam, Payakumbuh, sudah diawali sejak tahun 2016 di mulai dari Kelurahan Padang Tangah, Balai Nan Duo, Payakumbuh Barat, dengan anggaran Rp. 10 Miliar, anggaran itu dibelanjakan untuk membuka jalan inspeksi. Disusul pada tahun 2017 s/d 2019 senilai Rp. 188 Miliar, yang dibelanjakan untuk peningkatan jembatan Sutan Syahrir dan jembatan Hasanuddin termasuk penataan Tebing Sungai dan jalan inspeksi.
Sama dengan tahun 2016, pada tahun 2020 pemerintah kembali mengucurkan anggaran Rp. 10 Miliar, dana itu dibelanjakan untuk pengaspalan jalan inspeksi dan penataan area Parkir.
Kendari Muslim, secara spesifik tidak merinci pemanfaatan anggaran tahun 2020 sejumlah Rp. 10 Miliar, yang pasti ia mengatakan telah terjadi perubahan nyta di jalan inspeksi termasuk area parkir.
Masih diseputaran hulu jembatan Sutan Syahrir, kata Muslim, pada tahun 2021, pemerintah lebih memusat pe naturalisasi tebing sungai dan pembangunan jalan inspeksi dengan dukungan dana Rp. 20 Miliar.
Menjawab pertanyaan Muslim menyatakan pihaknya kini tengah menunggu realisasi dari pemerintah pusat melalui BWS.V Padang realisasi pekerjaan normalisasi Batang Agam tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Kadis PUPR kota Payakumbuh Muslim, tidak menampik kucuran dana dari pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum senilai Rp. 92 Miliar, akan tetap dibelanjakan untuk normalisasi Batang Agam, namun ia tidak merinci titik lokasi yang akan dikerjakan.
Nantilah setelah proses lelang obyek, kita akan mengetahui titik lokasi yang akan dikerjakan rekanan. Pada kesempatan yang sama ia juga merinci total anggaran normalisasi Batang Agam, Payakumbuh dari tahun 2016 sampai 2026 berjumlah Rp. 160 Miliar.(asroel bb).


