Padang Panjang,merapinews.com. --1
Jelang penutupan pendaftaran, kegiatan Roadshow Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026 terus berlanjut di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Rombongan Diskominfo Bukittinggi diterima secara langsung oleh Wakil Dekan Fakultas Seni Rupa & Desain (FSRD), Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan dan Alumni, Rajudin, S.Pd., M.Sn., bertempat di Aula Gedung Rektorat ISI Padang Panjang.
Roadshow ini dihadiri oleh mahasiswa dari jurusan Televisi dan Film, Fotografi, Desain Komunikasi Visual (DKV), Produksi Media, dan perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
"Bukittinggi Video Kompetisi ini adalah wadah bagi mahasiswa. Ini bukan terkhusus bagi mahasiswa Televisi dan Film saja, tapi hampir semua mahasiswa saat ini pasti pernah membuat konten, baik untuk keperluan pribadi maupun untuk keperluan kuliah ", ungkap Wakil Dekan.
la menambahkan, hadirnya Diskominfo Bukittinggi di ISI Padang Panjang merupakan langkah yang tepat.
"Kami yakin ini merupakan langkah yang tepat, kami optimis mahasiswa ISI Padang Panjang akan menorehkan hasil terbaik. Insyallah semua hadiah akan kami bawa ke sini", tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Data, Statistik dan Komunikasi Publik Diskominfo Bukittinggi, Ramon Arisa Putra, didampingi Faisal Zulfi, salah satu pegiat pariwisata sekaligus konseptor Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026.
"Diskominfo Bukittinggi melaksanakan Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026 untuk mengambil moment perayaan 100 tahun Jam Gadang, dan kami hadir di sini dalam rangka mengajak seluruh civitas academica ISI Padang Panjang untuk berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini". ujar Ramon.
Ramon menambahkan, Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026 dilaksanakan sebagai ruang apresiasi dan manifestasi kreatif bagi generasi muda, untuk menggali nilai historis Bukittinggi, sebagai kota perjuangan yang menjadi ibukota saat Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
"Semua ini dituangkan dalam bentuk video atau konten digital, yang menempatkan Jam Gadang sebagai ikon sebagai salah satu saksi perjuangan kemerdekaan Indonesia", tambahnya.(rel/asroel bb)
