Bukittinggi,merapinews.com —
350 personel gabungan diterjunkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026.
Apel gabungan yang digelar di halaman Polresta Bukittinggi, Kamis (12/3/2026) sore itu, guna mengamankan arus mudik dan perayaan IdulFitri tahun ini.
Apel dipimpin Kapolresta Bukittinggi Kombes Ruly Indra Wijayanto, juga dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis bersama unsur Forkopimda Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
Pada kesempatan yang sama dilakukan penyematan pita kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya operasi pengamanan.
Personel yang diterjunkan berasal dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Mengutip amanat Kapolri, Kapolresta menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sebelum, saat, hingga setelah perayaan Idulfitri.
Didampingi Kasat Lantas Polresta M. Irsyad Fatur, ia menambahkan, beberapa potensi gangguan Kamtibmas yang perlu diantisipasi di antaranya pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, serta pencurian dengan kekerasan.
Untuk mendukung pengamanan, tahun ini disiapkan enam pos pengamanan yang ditempatkan di titik Strategi di wilayah Kota Bukittinggi.
Usai apel, Kapolresta menjelaskan rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan selama libur Lebaran.
Sistem satu arah (one way) diberlakukan pada jalur Padang menuju Padang Panjang mulai H-2 hingga H+2 Lebaran.
Sementara di dalam Kota Bukittinggi, jika terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Sudirman, arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Kapela di Birugo menuju jalur By Pass.
Selain itu, di kawasan Lapangan Kantin hingga Simpang Kangkung akan diberlakukan pembagian jalur satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polresta Bukittinggi M. Irsyad Fathur Rachman yang menyatakan pihaknya siap melakukan pengaturan arus lalu lintas demi kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran.(asroel bb)
