Bukittinggi, merapinews.com —
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan event Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2026 digelar gratis tanpa pungutan biaya, baik bagi penonton maupun peserta, sebagai bagian dari alek nagari yang terbuka untuk masyarakat luas dan wisatawan.
Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4/2026) di Gelanggang Pacuan Kuda Bukik Ambacang, dan menjadi agenda tahunan yang memadukan olahraga tradisional berkuda dengan promosi pariwisata Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
Menurut Ramlan, kebijakan tanpa biaya juga diberlakukan bagi pemilik kuda yang mengikuti perlombaan guna mendorong partisipasi peternak serta meningkatkan kualitas kuda pacu di Sumatera Barat.
“Setiap pacuan kuda di Bukittinggi selalu gratis karena ini alek nagari. Kita juga gratiskan bagi pemilik kuda, baik Bugi, Sagalo maupun Perdana,” ujarnya saat meninjau kesiapan arena, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu melahirkan bibit unggul kuda pacu yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Wisata Derby 2026, Januar Jamil, menyebutkan persiapan telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung dua hari sebelum pelaksanaan.
Sebanyak 80 kuda pacu telah terdaftar untuk mengikuti 19 race.
“Persiapan terus dimatangkan dengan mengutamakan aspek keselamatan, didukung penuh pemerintah daerah dan anak nagari,” katanya.
Pelaksanaan event ini didanai melalui kolaborasi APBD Kabupaten Agam, APBD Kota Bukittinggi, serta dana pokok pikiran legislator Yesi Endriani.
Ke depan, Pemko Bukittinggi juga merencanakan peningkatan level kompetisi melalui ajang bergengsi seperti Triple Crown untuk kuda pacu usia tiga tahun.
Event pacu kuda ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan jasa selama pelaksanaan berlangsung. (asroel bb/rel)
