Payakumbuh,merapinews.com — Pemerintah Kota Payakumbuh mulai mematangkan arah pembangunan wilayah untuk 20 tahun ke depan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Payakumbuh Tahun 2026–2046, Rabu (20/5/2026).
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan penyusunan RDTR menjadi bagian penting dalam merancang masa depan kota agar memiliki arah pembangunan yang jelas, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Visi pembangunan Kota Payakumbuh ke depan untuk menjadikan kota ini sebagai pusat perdagangan, jasa, dan distribusi regional yang bersinergi dengan pertanian perkotaan, industri kecil menengah, serta sektor pariwisata," ujar Zulmaeta dalam forum tersebut.
Menurutnya, penyusunan tata ruang tidak hanya menjadi dokumen administratif, namun menjadi pijakan pembangunan jangka panjang yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim, menyampaikan terkait dengan penyusunan RDTR Tahun 2026–2046 mengakomodasi sejumlah muatan strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan wilayah ke depan.
Ia menjelaskan, beberapa aspek yang masuk dalam pembahasan antara lain proyek strategis nasional, penyesuaian batas administrasi wilayah, kawasan hutan lindung, pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), hingga integrasi mitigasi bencana.
"RDTR ini diharapkan dapat menjadi pedoman yang memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang serta mendukung investasi yang berkelanjutan," kata Muslim.
Sejumlah program strategis yang direncanakan dalam dokumen tersebut di antaranya penataan kawasan Batang Agam menjadi river front city, pengembangan sektor UMKM, pembangunan kawasan industri kecil dan pergudangan, pembangunan RSUD Kota Payakumbuh, pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, serta penataan kawasan perkantoran dan pasar ternak.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida.Ananda beserta jajaran OPD terkait, serta kementerian dan lembaga instansi vertikal yang terlibat dalam pembahasan lintas sektor penyusunan RDTR Kota Payakumbuh.
Melalui penyusunan Ranperwako RDTR Tahun 2026–2046, pemerintah berharap arah pembangunan Kota Payakumbuh dapat semakin terintegrasi dengan kebijakan nasional serta memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(asroel bb)
