arrow_upward

Kapolda Sumbar Tegaskan Penindakan Narkotika dan PETI Tanpa Toleransi, Ajak Media Perkuat Sinergi Kamtibmas

06 Agustus 2026 : 6.8.26

 

Padang,merapinews.com – 

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menegaskan komitmen penegakan hukum tanpa kompromi terhadap kasus narkotika serta aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat.

Penegasan itu disampaikan dalam silaturahmi bersama pimpinan organisasi profesi, pemimpin redaksi, dan jurnalis media cetak, elektronik, serta online se-Sumatera Barat di Restoran Suaso, Padang, Rabu (5/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, di antaranya Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Direktur Reserse Kriminal Khusus, serta Wakil Direktur Lalu Lintas.

Di hadapan insan pers, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkotika, termasuk jika melibatkan anggota kepolisian sendiri. Ia juga menyoroti penindakan terhadap aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan merugikan negara.

"Jangan memberikan celah, apalagi terkait narkoba. Saya tidak segan-segan menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk anggota Polri. Selain itu, penambangan emas tanpa izin juga menjadi perhatian serius dan akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolda.

Menurutnya, penegakan hukum terhadap narkotika dan PETI merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelestarian lingkungan di Sumatera Barat.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh Kapolres dan jajaran untuk bertindak tegas dalam penanganan kasus narkotika, peredaran gelap narkoba, serta aktivitas PETI yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Selain penegakan hukum, Kapolda mengajak media massa memperkuat kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.

"Tugas kepolisian dalam mengelola situasi kamtibmas tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan media sebagai mitra strategis untuk menyampaikan informasi penegakan hukum, termasuk pemberantasan narkoba dan PETI di Sumatera Barat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy juga mengenang perjalanan kariernya di Ranah Minang, mulai dari perwira pertama di Polres Padang hingga pernah menjabat di sejumlah wilayah sebelum kembali sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan insan pers. Ia menegaskan komitmen Bidhumas Polda Sumbar untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan.

"Kami siap memperkuat komunikasi dengan media agar informasi penegakan hukum, khususnya terkait narkotika dan PETI, dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan objektif kepada masyarakat," katanya.

Acara silaturahmi ditutup dengan dialog interaktif antara jajaran Polda Sumbar dan insan pers. Berbagai masukan disampaikan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga kamtibmas di Sumatera Barat.(rel/asroel bb)