arrow_upward

Reses Yesi Endriani Soroti Persoalan Sampah di Bukittinggi

21 Agustus 2026 : 21.8.26

 

Bukittinggi,merapinews.com. — 

Persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu aspirasi yang mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Sumatera Barat dari Partai Demokrat, Yesi Endriani Ramlan. 

Ia menilai, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut kebutuhan anggaran yang cukup besar untuk pengangkutan dan pengelolaannya.

“Pengelolaan sampah membutuhkan perhatian bersama. Selain menyangkut kebersihan lingkungan, proses pengangkutan dan pengelolaannya juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Yesi Endriani Ramlan dalam kegiatan resesnya di Bukittinggi, Kamis 20 Agustus 2026.

Menurut Srikandi Partai Demokrat Yesi, mengatakan, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengatasi persoalan sampah. Keterlibatan masyarakat di tingkat lingkungan dinilai penting, terutama dalam mengurangi timbunan sampah dan mendorong pengelolaan sampah secara lebih mandiri.

Dalam dialog dengan masyarakat, berbagai kebutuhan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah turut disampaikan. Aspirasi tersebut, kata Yesi, akan menjadi bahan catatan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran.

Ia juga mendorong kelompok masyarakat yang telah memiliki gagasan maupun program pengelolaan sampah agar menyampaikannya melalui proposal. 

"Usulan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui lembaga legislatif", ujar ketua TP PKK Bukittinggi itu.

“Kalau masyarakat memiliki gagasan atau program yang jelas, sampaikan melalui proposal. Dengan demikian, kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan bisa kita lihat dan perjuangkan bersama,” katanya mengingatkan.

Yesi menegaskan, persoalan sampah seharusnya tidak hanya dilihat sebagai beban pemerintah, tetapi juga sebagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif apabila dikelola dengan baik.

“Masukan masyarakat menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti. Kepedulian terhadap lingkungan jangan hanya berhenti pada persoalan kebersihan, tetapi bagaimana sampah yang dikelola dengan baik juga bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, melalui reses tersebut, aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat direaliasikan dalam bentuk program nyata, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan lingkungan.(asroel bb).