arrow_upward

Dari Payakumbuh ke Bogor, Mimpi Anak-anak Victory FS Berbuah Juara Indonesia

08 Agustus 2026 : 8.8.26


       Payakumbuh, merapinews.com. -- 

Bagi anak-anak Victory Football School (FS) Payakumbuh, lapangan ASIOP Bogor, Jawa Barat, bukan sekadar tempat bertanding. Di lapangan itulah mimpi mereka untuk mengharumkan nama Payakumbuh dan Sumatera Barat menemukan panggungnya.

Pembina Victory FS Payakumbuh Haji Wan, menilai keberhasilan anak-anak asuhnya merebut gelar juara Top Skor Indonesia (TSI) U-12 merupakan buah dari proses pembinaan yang tidak dibangun dalam sehari.

Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan satu-satunya dalam pembinaan sepak bola usia dini. Yang jauh lebih penting adalah membentuk karakter, kedisiplinan, keberanian dan mental bertanding anak-anak sejak usia dini.

"Yang kita bangun bukan hanya kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga mental dan karakter anak-anak. Juara adalah bonus dari proses yang mereka jalani," demikian pesan pembina Victory FS. Haji Wan.

Pesan itu seakan menemukan jawabannya di Bogor.

Victory FS Payakumbuh, yang tampil membawa nama Sumatera Barat, harus bersaing dengan 15 kesebelasan lainnya dalam ajang TSI U-12. Anak-anak Payakumbuh datang bukan dengan nama besar, tetapi membawa harapan sebuah kota dan provinsi di ujung barat Indonesia.

Langkah demi langkah mereka lewati.

Hingga akhirnya, tiket partai final berhasil digenggam.

Di laga penentuan, Victory FS berhadapan dengan Indonesia Muda dari Purwokerto, Jawa Tengah. Di bawah tekanan pertandingan final, anak-anak Payakumbuh justru mampu tampil percaya diri.

Tiga gol bersarang ke gawang lawan.

Skor 3-0 mengakhiri pertandingan sekaligus mengantarkan Victory FS Payakumbuh menjadi juara Top Skor Indonesia U-12.

Trofi itu pun menjadi milik Payakumbuh. Lebih dari itu, kemenangan tersebut menjadi kebanggaan Sumatera Barat karena Victory FS tampil sebagai wakil daerah dalam kompetisi sepak bola usia dini tingkat nasional.

Pesan Rida Ananda Sebelum Berangkat

Ada pesan yang dibawa anak-anak Victory FS sebelum meninggalkan Payakumbuh menuju Bogor.

Ketika rombongan dilepas Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Ridha Ananda, pesan yang disampaikan sederhana, tetapi memiliki makna besar, jaga nama baik Kota Payakumbuh.

Pesan itu bukan sekadar ditujukan agar anak-anak bermain sportif di lapangan. Mereka juga diminta menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan karakter anak-anak Payakumbuh.

Kini, pesan tersebut telah mereka jawab dengan prestasi.

Dari ASIOP Bogor, mereka pulang membawa gelar juara.

Pelatih Victory FS, Zulka Hendra, turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim tersebut. Di tangan pelatih, anak-anak usia 12 tahun itu ditempa untuk memahami bahwa sepak bola bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga tentang kerja sama, disiplin dan keberanian mengambil keputusan.

Bagi pembina Victory FS, keberhasilan ini justru menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang.

Sebab, anak-anak yang hari ini bermain di kelompok U-12 adalah talenta yang kelak diharapkan mampu tumbuh menjadi pemain sepak bola berkualitas.

Dan dari Payakumbuh, mimpi itu mulai ditanam. Satu persatu. Dengan latihan, keringat dan pertandingan.

Hingga akhirnya, di Lapangan ASIOP Bogor, mimpi kecil anak-anak itu berubah menjadi sebuah kebanggaan besar: Victory FS Payakumbuh, juara Top Skor Indonesia U-12.(asroel bb/ken).