Limapuluh Kota, merapinews.com —
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol kunjungi lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMDN & Nagari) ke-129 Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (3/8/2026).
Kunjungan yang dipimpin Mayor Inf Suparman, Pabandya Bakti Sterdam XX/Tuanku Imam Bonjol, tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program TMMDN berjalan sesuai rencana, sasaran dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap capaian sasaran fisik maupun nonfisik. Selain itu, evaluasi juga diarahkan untuk memastikan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan Satgas TMMDN bersama masyarakat memenuhi standar yang telah ditentukan.
Tim Wasev juga memberikan motivasi kepada personel Satgas TMMDN dan masyarakat agar tetap menjaga semangat gotong royong dalam menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan tepat waktu dengan hasil maksimal.
Dansatgas TMMDN ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Nopriadi Nata, menyampaikan bahwa seluruh personel Satgas bersama masyarakat terus bekerja maksimal di lapangan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran TMMDN ini dengan sebaik-baiknya. Sinergi TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” ujarnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kapten Inf Recky selaku Pasiter Kodim 0306/50 Kota, Peltu Dwi Sutaryanto selaku Batih Bung Kodim 0306/50 Kota, Serda Novri Rizki Efendi selaku Batih Bakti Sterdam XX/Tuanku Imam Bonjol, serta Edison, Kepala Jorong Buluh Kasok.
Berdasarkan laporan perkembangan pelaksanaan TMMDN ke-129 TA 2026 per 3 Agustus 2026, kekuatan personel yang terlibat mencapai 121 orang, terdiri dari 110 personel TNI, lima personel Polri dan enam masyarakat.
Untuk sasaran fisik, penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter telah mencapai 80 persen. Sementara penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter dan pemasangan lima titik gorong-gorong telah rampung 100 persen.
Pemasangan batu sepanjang 100 meter telah mencapai 79,5 persen, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencapai 80 persen, sedangkan pembangunan Tugu TMMD mencapai 45 persen. Adapun pengerasan dengan material sertu sepanjang 2.550 meter hingga saat ini belum dimulai.
Selain sasaran utama, program TMMDN juga mencatat progres pada sejumlah sasaran tambahan. Program ketahanan pangan seluas satu hektare telah rampung 100 persen, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, bazar murah dan pemberian paket makanan bagi penderita stunting juga telah terealisasi sepenuhnya.
Sementara program TNI Manunggal Air Bersih telah mencapai 66 persen.
Di bidang nonfisik, sejumlah program penyuluhan dan kegiatan sosial telah dilaksanakan, antara lain penyuluhan kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan dan bela negara, BKKBN, BNPB, ketahanan pangan, Kementerian Agama, Diaspora, Kominfo, perikanan, pertanian, Ajenrem 032/Wbr, Kumrem 032/Wbr dan Politeknik Pertanian.
Kegiatan donor darah juga telah terealisasi 100 persen. Namun, beberapa agenda penyuluhan masih dalam tahap pelaksanaan, di antaranya penyuluhan dari Kesbangpol, Polres terkait Kamtibmas, Perpustakaan, BNN dan Dinas Peternakan.
Pelaksanaan TMMDN ke-129 Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok sendiri terus diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program fisik dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Dengan capaian tersebut, Satgas TMMDN bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus menjaga sinergi dan semangat gotong royong hingga seluruh sasaran yang telah ditetapkan dapat diselesaikan secara optimal.(asroel bb).


