arrow_upward

Wako Ramlan Kukuhkan 54 Paskibraka Kota Bukittinggi

16 Agustus 2026 : 16.8.26

 

Bukittinggi, merapinews.com — 

54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bukittinggi resmi dikukuhkan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, sebagai petugas upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sabtu (15/8/2026).

Pengukuhan berlangsung khidmat di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi dan disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah serta seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Dalam prosesi tersebut, ke-54 anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia dan menjalani prosesi penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih dengan diiringi lagu Padamu Negeri.

Wali Kota Ramlan Nurmatias berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan kebanggaan. Menurutnya, menjadi Paskibraka bukan sekadar mendapat tugas mengibarkan bendera, tetapi merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijaga.

Ramlan menegaskan, proses seleksi Paskibraka dilakukan melalui tahapan yang ketat dan tanpa intervensi. Para peserta menjalani berbagai tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, psikotes, tes kepribadian hingga wawancara.

"Ananda semua adalah contoh bagi teman-teman dan sekolah. Ikrar yang sudah dibacakan jangan ditinggalkan. Laksanakan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga persatuan dan memberikan yang terbaik untuk bangsa," pesan Ramlan.

Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka agar bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus diiringi kemampuan menyaring informasi sehingga generasi muda tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun informasi yang belum terverifikasi.

"Hati-hati menggunakan media sosial, jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar," ujarnya.

Ramlan mengatakan, pendidikan dan pelatihan Paskibraka tidak hanya membentuk kemampuan teknis dalam baris-berbaris dan tata upacara, tetapi juga membangun wawasan kebangsaan, karakter, kedisiplinan serta semangat persatuan.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, diharapkan tidak berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Sebaliknya, harus menjadi bagian dari kehidupan para anggota Paskibraka, termasuk sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan dan menghadapi masa depan.

"Perjalanan Ananda masih panjang. Bangun terus komunikasi dan kekompakan. Banggalah melaksanakan tugas pada 17 Agustus di Bukittinggi yang pernah menjadi Ibu Kota Republik Indonesia," katanya.

Ramlan menegaskan, tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik prosesi tersebut terdapat sejarah panjang perjuangan bangsa yang harus dihormati dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Tugas mengibarkan bendera bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari menjaga dan menghargai sejarah perjuangan bangsa," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina dan pelatih yang telah mendidik serta mempersiapkan 54 anggota Paskibraka hingga siap menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kota Bukittinggi.

"Terima kasih kepada seluruh pembina dan pelatih yang telah mempersiapkan Ananda semua," pungkas Ramlan.(asroel bb)