arrow_upward

28 Pejabat Bergeser, Wako Ramlan Tekankan Integritas

12 September 2026 : 12.9.26

 

Bukittinggi, merapinews.com — 

28 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi kembali mendapat amanah baru. Tiga di antaranya merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang mengalami pergeseran posisi strategis dalam struktur pemerintahan daerah.

Pelantikan dilakukan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (10/9/2026).

Di balik rotasi tersebut, Ramlan mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar perubahan posisi maupun kewenangan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, disiplin, etika dan integritas.

Menurut Ramlan, pengisian dan pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari manajemen kepegawaian yang profesional, objektif dan berbasis sistem merit sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan, seluruh proses telah melalui uji kompetensi sesuai prosedur dan mendapatkan persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun, setelah proses administratif dan kompetensi dilalui, tantangan sesungguhnya justru berada di lapangan. Para pejabat yang baru dilantik dituntut mampu menerjemahkan amanah jabatan menjadi kinerja yang dirasakan masyarakat.

Ramlan meminta pejabat yang mendapat tugas baru segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid serta menjadi teladan bagi jajaran di bawahnya.

“Bekerjalah dengan semangat pengabdian, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa birokrasi Pemko Bukittinggi tidak boleh berhenti pada rutinitas administratif. Sinergi dan kolaborasi antar-OPD harus diperkuat agar pelayanan publik berjalan lebih efektif.

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bergeser

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik masing-masing Efriadi, Elqadri dan Robby Novaldi.

Efriadi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan kini dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Elqadri, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja, bergeser menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Sedangkan Robby Novaldi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kini menduduki jabatan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Selain tiga pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut, pelantikan juga mencakup 11 Pejabat Administrator, 13 Pejabat Pengawas dan satu Pejabat Fungsional.

Dengan komposisi tersebut, pelantikan 28 pejabat ini bukan hanya perubahan nomenklatur dan posisi dalam birokrasi. Lebih jauh, rotasi tersebut menjadi ujian baru bagi para pejabat untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan benar-benar berbanding lurus dengan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.(asroel bb)