arrow_upward

Waspada Pungli Berkedok Pembagian Abate, DLH Bukittinggi Tegaskan Tak Ada Program

29 Oktober 2026 : 29.10.26

 



Bukittinggu,merapinews.com — 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi, Drs. Aldiasnur, menegaskan instansinya tidak pernah menggelar kegiatan pembagian bubuk abate kepada masyarakat sebagaimana informasi yang beredar. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan penyalahgunaan nama instansi pemerintah untuk melakukan pungutan liar (pungli).

Penegasan tersebut disampaikan Aldiasnur di Bukittinggi, Rabu (28/10/2026), menyusul beredarnya informasi mengenai pembagian bubuk pembunuh jentik nyamuk yang mencatut nama DLH Kota Bukittinggi.

"Saya tegaskan DLH Kota Bukittinggi tidak ada kegiatan membagikan abate seperti informasi pada unggahan yang beredar," ujar Aldiasnur.

Ia mensinyalir informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meminta uang kepada masyarakat dengan dalih pembagian abate.

Karena itu, Aldiasnur mengimbau warga agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta menolak permintaan uang maupun pemberian data pribadi apabila tidak disertai identitas dan dasar penugasan yang jelas.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan tersebut, Aldiasnur mengingatkan masyarakat agar memeriksa identitas setiap petugas yang datang ke lingkungan tempat tinggal mereka. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan melihat kartu tanda pengenal, atribut resmi, serta surat tugas yang sah.

Selain itu, warga diminta tidak menyerahkan uang tunai atau data pribadi secara sembarangan kepada orang yang mengaku sebagai petugas pemerintah.

Apabila menemukan dugaan penipuan atau pemerasan, masyarakat diimbau mendokumentasikan kejadian sepanjang aman dilakukan, kemudian melaporkannya kepada aparat berwenang atau perangkat kelurahan setempat.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Untuk memastikan kebenaran informasi mengenai program dan kegiatan DLH, warga disarankan memanfaatkan kanal komunikasi serta akun media sosial resmi instansi tersebut.

(Asroel BB)