Bukittinggi,merapinews.com --
Realisasi bobot pekerjaan revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negri No. 1 Bukittinggi, secara bertahap terus menunjukkan peningkatan yang cukup berarti. Posisi bobot pekerjaan kini berada dikisaran angka 60%
Kepala sekolah SLB Negri No. 1 Bukittinggi Erma Spd, menyatakan hal itu menjawab pertanyaan diruang kerjanya pekan lalu.
Realita itu menunjukan angka kepastian, setelah menyaksikan 30 orang tenaga pekerja (tukang..red) melakukan finishing sejumlah item pekerjaan. Termasuk penyelesaian revitalisasi tiga bilik Klaser, terdiri dari bilik Sensasi (Investigasi), bilik Okulasi (ruang latihan) dan bilik Bina Wicara yang berada dalam satu lokal.
Menjawab pertanyaan penanggung jawab pekerjaan (Swakelola) Erma Spd, mengakui prosentase bobot pekerjaan memang masih jauh dari harapan. Hal itu mengingat penyelesaian pekerjaan masing-masing item, seperti pemasangan atap harus dilakukan dari satu ruang keruang kelas lainya.
“Secara keseluruhan fisik bangunan sudah terealisasi 100%”, katanya.
Terjadinya peningkatan bobot pekerjaan akan terlihat dari pasangan atap. Bila satu lokal telah terpasang atap, pada saat bersamaan pekerjaan fokus pada finishing dinding. Dan begitu seterusnya terhadap 6 unit lokal dan 1 unit ruang administrasi, ujar Erma.
Penanggung jawab Rehabilitasi Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Luar Biasa Negri Nomor 1 Bukittinggi, senilai Rp. 2.050 Miliar, yang terletak di Jalan Belakang Hotel Pusako, Kelurahan Manggih, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi, mengakui masa kontrak pekerjaan akan berakhir pada tanggal 13 Desember 2025.
Terkait fungsi bilik yang berada dalam satu ruangan seluas 6 X 10 meter, katanya akan berfungsi sebagai bilik pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus untuk mengenal suara, warna dan kondisi cuaca, nantinya kondisi ruang kelas ituu kedap suara, agar memudahkan siswa beradaptasi, ujarnya.
Mendekati akan berakhirnya masa pekerjaan, ibu 3 anak itu berharap jangan sampai ada kendala hingga serah terima pekerjaan (PHO) dilakukan pada tanggal 13 Desember 2025 mendatang,.(asroel bb)

