Payakumbuh, merapinews.com. ---
Kendati Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Payakumbuh, Muslim, tidak menyebut luas lahan pertanian yang terdampak kerusakan jaringan irigasi.
Namun ia memastikan pada tahun anggaran 2026, jaringan irigasi yang rusak disejumlah kawas pertanian kota Payakumbuh, akan segera di perbaiki dengan memanfaatkan dana bantuan Pemerintah Provinsi.
Muslim. Mengatakan usai ia bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumatera Barat, melakukan peninjauan lapangan terhadap jaringan irigasi yang rusak disejumlah kawasan bersama perwakilan DPRD Provinsi, Rabu 4 Februari 2026.
Menurut Muslim, kerusakan jaringan irigasi sangat berdampak terhadap pasokan air kelahan pertanian.
Menjawab pertanyaan ia tidak menampik jaringan yang rusak itu meliputi kawasan irigasi Batang Agam senilai Rp. 525 Juta,, yang akan diperbaiki melalui APBD Provinsi.
Jaringan irigasi Batang Tabik senilai Ro. 1,6 Miliar, dananya bersumber dari Inpres dan APBN. Sedangkan perbaikan Irigasi Sungai Dareh (Payakumbuh Selatan), dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Barat, senilai Rp. 1 Miliar.
Sama halnya halnya dengan Daerah Irigasi Lampasi (Latina) dan Batang Tabik Timur masing-masing Rp. 400 juta dan Rp. 300 juta, perbaikan nya bersumber dari APBD Provinsi.
Realisasi bantuan dari Pemerintah Provinsi tabun 2026 dengan total Rp. 3,28 Miliar itu, ujar Muslim, tidak terlepas dari proposal yang di ajukan institusi yang ia pimpin di Dinas PUPR kota Payakumbuh.
Pada kesempatan yang sama, ia berharap dengan diperbaikinya sejumlah jaringan irigasi di kita Payakumbuh, akan dapat meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat. (asroel bb).

