Agam,merapinews.com —
Aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Status Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat, pendaki dan wisatawan agar tidak memasuki kawasan radius tiga kilometer dari pusat erupsi Kawah Verbeek.
Berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan 27 Mei 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, kondisi cuaca di sekitar Marapi terpantau cerah dengan angin bertiup lemah ke arah tenggara. Suhu udara berkisar antara 17,5 hingga 25,1 derajat Celsius.
Secara visual, gunung terlihat jelas dan tidak terpantau adanya asap kawah dari puncak.
Meski demikian, aktivitas kegempaan masih tercatat. PVMBG mencatat dua kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 3,9 hingga 4 milimeter dan durasi 12 sampai 13 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3,9 milimeter dan durasi mencapai 154 detik.
PVMBG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di Marapi agar mewaspadai potensi banjir lahar, terutama saat musim hujan.
Selain itu, warga diminta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu guna menghindari gangguan saluran pernapasan serta membersihkan abu vulkanik di atap rumah agar tidak menimbulkan beban berlebih.
Dalam rekomendasinya, PVMBG meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait aktivitas gunung api.
Pemerintah daerah di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar juga diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunung Api Marapi untuk memperoleh informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.
Informasi perkembangan aktivitas Gunung Marapi dapat diakses melalui magma.esdm.go.id dan vsi.esdm.go.id.(asroel bb)
