Agam, merapinews.com —
Pekerjaan pemasangan gorong-gorong (polongan) di titik strategis perbatasan Jorong Simpang Kacang, Nagari Magek, dengan Jorong Pandan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera tuntas dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Agam, Ofrizon ST, menegaskan progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan berjalan sesuai rencana.
“Paling lambat tiga hari ke depan sudah bisa diselesaikan. Secara umum progres sudah mendekati 80 persen,” ujar Orzon, Jumat (8/6/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur jalan yang memiliki fungsi vital sebagai penghubung aktivitas masyarakat antar-nagari. Kondisi gorong-gorong sebelumnya dinilai mengalami penurunan kualitas dan berpotensi mengganggu fungsi drainase serta badan jalan jika tidak segera ditangani.
Sementara itu, Pengawas Lapangan Dinas PUPR Kabupaten Agam, Irwan ST yang akrab disapa Malin, menyebutkan pekerjaan ini bukan sekadar perawatan ringan, melainkan langkah preventif untuk mencegah gangguan lebih besar terhadap mobilitas warga dan distribusi barang di kawasan tersebut.
“Kerusakan sebelumnya sudah berada pada kondisi yang perlu segera ditangani. Jika dibiarkan, dampaknya bisa menghambat arus ekonomi masyarakat di jalur Simpang Kacang,” tegasnya.
Ia menambahkan, pekerjaan gorong-gorong tersebut menggunakan spesifikasi teknis dengan struktur pasangan yang dirancang untuk memperkuat daya tahan aliran air dan beban di atasnya. Dengan ukuran teknis mencapai lebar 1,40 meter dan tinggi 4,5 meter, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan infrastruktur di kawasan perbatasan dua nagari tersebut.
Menurutnya, setelah rampung, hasil pekerjaan ini akan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran akses masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi di wilayah Kecamatan Tilatang Kamang, dan Kecamatan Kamang Magek.(asroel bb).
