Bukittinggi,merapinews.com. --
Kehadiran delegasi dari 36 negara termasuk Iran, dalam rangka peringatan satu abad Jam Gadang di Kota Bukittinggi menjadi perhatian internasional dan mendorong penguatan sektor pariwisata daerah.
Perayaan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum promosi global yang mempertegas posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
Kegiatan ini sekaligus membuka ruang diplomasi budaya dan kerja sama lintas negara yang diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan harus didukung dengan ketertiban kota, terutama pada kawasan-kawasan strategis.
Secara khusus ia memerintahkan Plt Kepala Dinas Perhubungan kota Bukittinggi Elsa Aulia, untuk melakukan penertiban parkir di sepanjang Jalan protokol Jenderal Sudirman Bukittinggi.
“Tidak ada kompromi. Jalan Sudirman harus steril dari parkir di badan jalan. Ini kawasan utama jantung kota dan harus tertib,” tegas Ramlan.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Plt Kepala Dinas Perhubungan Bukittinggi, Elsa Aulia, menyatakan pihaknya siap melaksanakan penertiban sesuai arahan pimpinan.
“Siap, segera kami tindak lanjuti dan lakukan penertiban di lapangan,” ujarnya dihadapan sejumlah wartawan saat berlangsung Jumpa Pers persiapan Satu Abad Jam Gadang di rumah Dinas. Selasa 26 Mai 2026.
Namun hingga Jumat (5 Juni 2026), di sejumlah titik Jalan Jenderal Sudirman masih terlihat kepadatan kendaraan parkir di badan jalan.
Meski demikian, Dishub menyebut arus lalu lintas masih dapat berjalan dan situasi tetap terkendali.
Menjawab wartawan melalui kontak telefon Jumat 5 Juni 2026, ia mengakui, secara total hal itu tidak bisa dilakukan, yang penting arus lalu lintas tidak tersendat dan masih tetap lancar, ujarnya.(asroel bb).

