arrow_upward

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis: Pendidikan Fokus Utama Pembangunan Daerah

26 Juli 2025 : 26.7.25
Bukittinggi,merapinews.com. — 
Pembangunan dunia pendidikan menjadi salah satu  pilar utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Itu sebabnya pemerintahan yang dipimpinya bersama Wali Kota Bukittinggi, terus berupaya meningkatkan pembangunan dunia pendidikan.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, mengingatkan hal itu pada kegiatan Workshop Peningkatan Mutu Kepala Sekolah yang diselenggarakan di Hotel Pusako Bukittinggi, Jumat, 25 Juli 2025.

Mengusung tema “Menguatkan Kompetensi Kepala Sekolah Menuju Mutu Pendidikan yang Unggul dan Adaptif terhadap Perubahan Kebijakan" itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Herriman, Ketua MKKS Provinsi Sumbar Zulfamiarti, pengurus MKKS Provinsi, Ketua MKKS Kota Bukittinggi, para kepala sekolah SMP se-Sumatera Barat, serta 340 peserta dari 17 kabupaten/kota.
Para kesempatan itu sebagai Wakil Wali Kota Bukittinggi, ia berharap kegiatan yang diselenggarakan saat ini,  tidak hanya memperkaya pengetahuan kepala sekolah, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam menyikapi regulasi-regulasi baru di dunia pendidikan. 'Selamat datang di Kota Bukittinggi," ujarnya.

Sementara Ketua MKKS Provinsi Sumatra Barat, Zulfamiarti, menyatakan kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan mempertemukan para kepala sekolah untuk menyamakan persepsi terhadap isu dan kebijakan pendidikan.

Menurut Zulfamiarti, forum ini tidak hanya menjadi tempat diskusi, tapi juga sarana menyatukan visi pendidikan di Sumatera Barat.

Ia mengingatkan dengan dinamika regulasi yang terus berubah, diperlukan pemahaman bersama agar pelaksanaan di lapangan tidak berbeda arah. 

"Saya berharap kegiatan ini memperkuat sinergi antar daerah demi peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Jalinus, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan dengan dana swadaya dari kepala sekolah dan pengurus MKKS, serta berlangsung selama dua hari. Materi yang dibahas mencakup berbagai peraturan terbaru, termasuk Permendikbud Nomor 11, 12, dan 13 Tahun 2025 serta Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025.(rel)