Bukittinggi,merapinews.com. --
Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mai, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menegaskan bahwa semangat kebangkitan tidak boleh hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, namun harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Menurut Ibnu Asis, semangat yang diwariskan para pendiri bangsa lahir dari kesadaran bersama untuk membangun negeri melalui persatuan, pendidikan, serta penguatan karakter generasi muda.
"Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kepada kita bahwa perubahan besar lahir dari kesadaran dan semangat kolektif. Dulu para tokoh bangsa bangkit melawan keterbelakangan dan penjajahan. Hari ini tantangan kita berbeda, bagaimana membangkitkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat persatuan, serta menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat melemahkan masa depan bangsa," ujar Ibnu dalam sebuah wawancara ekslusif, Selasa 20.Mai 2026.
Ia menambahkan, masyarakat Bukittinggi memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan tokoh-tokoh perjuangan dan pemikiran bangsa. Karena itu, semangat kebangkitan harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Bukittinggi memiliki nilai sejarah yang besar bagi perjalanan bangsa. Semangat perjuangan itu harus tetap hidup. Kita ingin generasi muda tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter, kecintaan terhadap bangsa, serta mampu bersaing dengan kemampuan dan inovasi yang dimiliki," katanya.
Ibnu Asis juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat bahwa kemajuan daerah dan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
"Mari kita jaga semangat kebangkitan ini dengan bekerja bersama, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan terus berkontribusi untuk kemajuan Kota Bukittinggi serta Indonesia," tutupnya.(asroel bb)
