Lubuak Basuang, merapinews.com –
Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan pembangunan dan rehabilitasi 24 ruas infrastruktur jalan Kabupaten dengan total anggaran Rp54,46 miliar. Dana itu bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD).
Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperkuat konektivitas antarwilayah pasca bencana tahun 2025.
Bupati Agam Benni Warlis, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Pembangunan jalan ini bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membuka akses ekonomi masyarakat.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, dan aktivitas masyarakat akan semakin mudah. Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen agar pembangunan ini dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat," ujar Benni Warlis, menjawab Jumat 26 Juni 2926.
Menurutnya, pembangunan tersebut juga menjadi bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, terutama bagi masyarakat di daerah yang selama ini membutuhkan peningkatan akses jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Agam, Ofrizon, menjelaskan, 24 paket pekerjaan telah dipersiapkan dan sebagian besar telah menyelesaikan tahapan perencanaan.
"Sebagian besar dokumen perencanaan sudah selesai. Saat ini kami memasuki tahapan persiapan pelaksanaan sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai secara bertahap sesuai jadwal. Kami juga akan mengawasi pelaksanaan di lapangan agar pekerjaan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis," jelas Ofrizon.
Ia menambahkan, proyek tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi berbagai ruas jalan strategis, termasuk perbaikan oprit Jembatan Bailey Sungai Janiah di Kecamatan Baso serta pemulihan akses transportasi di sejumlah kawasan terdampak bencana.
Adapun tujuan pembangunan ini adalah memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antar Nagari dan Kecamatan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan merata.
Pemerintah Kabupaten Agam, sebut Ofrizon, berharap seluruh paket pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Agam.(asroel bb)
