Jakarta,merapinews.com. --
Kota Bukittinggi resmi masuk dalam daftar 50 Kota Prioritas Nasional periode 2025-2029 yang ditetapkan pemerintah pusat. Dalam daftar tersebut, Bukittinggi ditetapkan sebagai salah satu kota pariwisata yang akan menjadi fokus pengembangan nasional dalam lima tahun mendatang.
Penetapan itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 yang digelar di Jakarta. Program tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata antara wilayah Pulau Jawa dan luar Jawa.
Menurut Dody Hanggodo, pemerintah telah menetapkan 50 kota prioritas yang akan menjadi pusat pertumbuhan baru di berbagai sektor strategis. Kota-kota tersebut dikelompokkan dalam sejumlah kategori, antara lain kota metropolitan, industri, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata.
Untuk kategori kota pariwisata, Bukittinggi masuk bersama sejumlah destinasi unggulan nasional lainnya seperti Toba, Bintan, Belitung, Mataram, Labuan Bajo, Ambon, dan Gorontalo.
Masuknya Bukittinggi dalam daftar tersebut menjadi pengakuan atas potensi besar yang dimiliki kota wisata di jantung Sumatera Barat itu. Selama ini, Bukittinggi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Pulau Sumatera dengan berbagai objek wisata sejarah, budaya, kuliner, dan alam yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Program pengembangan 50 kota prioritas ini merupakan bagian dari arah pembangunan nasional hingga tahun 2029. Selain sektor pariwisata, pemerintah juga akan memfokuskan pembangunan pada bidang infrastruktur, irigasi, rehabilitasi sekolah, peningkatan kualitas jalan daerah, serta penguatan ketahanan pangan dan energi.
Dengan status sebagai kota prioritas nasional, Bukittinggi berpeluang memperoleh dukungan lebih besar dalam pengembangan infrastruktur dan sektor pariwisata guna memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.(rel)
