Jakarta,merapinews.com –
Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat pemulihan pascabencana terus diperkuat.
Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt Tan Batuah, melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Senin (13/7), guna memastikan percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) mandiri serta pengajuan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II bagi masyarakat terdampak bencana.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat BNPB tersebut, Bupati Benni Warlis menegaskan bahwa percepatan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Agam, terus berupaya mempercepat seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang aman, nyaman, dan layak. Sinergi dengan BNPB menjadi kunci untuk mempercepat proses tersebut," ujar Bupati Benni Warlis.
Dalam pembahasan itu, perhatian utama diarahkan pada percepatan pembangunan Huntap mandiri sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Agam berharap dukungan BNPB dapat memperlancar seluruh tahapan pembangunan sehingga target penyelesaian hunian tetap dapat direalisasikan sesuai jadwal.
Selain pembangunan Huntap, Bupati juga mendorong percepatan pengajuan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II. Bantuan tersebut dinilai sangat penting untuk membantu masyarakat penyintas memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara selama proses pembangunan hunian tetap berlangsung.
Bupati menekankan perlunya percepatan penyelesaian administrasi, validasi, dan verifikasi data agar proses penyaluran bantuan tidak mengalami kendala. Dengan demikian, masyarakat yang masih berada pada masa transisi dapat segera menerima haknya.
Sebanyak 1.118 calon penerima tercatat menjadi sasaran dalam proses pengajuan Dana Tunggu Hunian Tahap II. Pemerintah Kabupaten Agam bersama BNPB berkomitmen mengawal seluruh proses agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari langkah aktif Pemerintah Kabupaten Agam dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana, sekaligus memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif demi mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi yang lebih baik.(**)
